Corona Masuk Indonesia

Apakah Biaya Pasien Virus Corona Ditanggung Pemerintah ? Ini Isi Keputusan Menkes RI

Keputusan tersebut ditandatangani oleh Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto, di Jakarta, pada tanggal 4 Februari 2020.

KOMPAS.com/Ihsanuddin
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengumumkan kasus pertama positif Corona di Indonesia, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menyatakan, segala bentuk pembiayaan perawatan pasien dan penanggulangan wabah virus corona ditanggung oleh negara.

Aturan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/ Menkes / 2020 tentang Penetapan Infeksi Novel Coronavirus (Infeksi 2019-nCoV) sebagai Penyakit yang Dapat Menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulannya.

Keputusan tersebut ditandatangani oleh Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto, di Jakarta, pada tanggal 4 Februari 2020.

"Segala bentuk pembiayaan dalam rangka upaya penanggulangan sebagaimana dimaksud Diktum Kedua dibebankan pada anggaran Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, dan/atau sumber dana lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya seperti dikutip dari keputusan menteri itu.

Kronologi Pasien Isolasi Meninggal Negatif Virus Corona! Mengeluh Sesak, Batuk, Pilek hingga Jantung

Antisipasi Virus Corona, Begini Cara Buat Hand Sanitizer Sendiri Menggunakan Bahan Gel Lidah Buaya

Daftar Negara Terinfeksi Virus Corona Bertambah Jadi 75 Negara Termasuk Indonesia, China & Malaysia

Selanjutnya, pembiayaan sebagaimana yang dimaksud Diktum Keempat termasuk untuk biaya perawatan bagi kasus suspek yang dilaporkan sebelum Keputusan Menteri ini mulai berlaku dengan mengacu pada pembiayaan pasien infeksi emerging tertentu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia itu juga memperkuat Permenkes Nomor 59 tahun 2016 tentang Pembebasan Biaya Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu.

Dalam Pasal 1 poin (1) disebutkan pembebasan biaya pasien penyakit infeksi emerging tertentu yang meliputi:

Poliomielitis, penyakit virus ebola, penyakit virus MERS, influensa A (H5N1)/Flu burung, penyakit virus hanta, penyakit virus nipah, demam kuning, demam lassa, demam congo, meningitis, meningokokus, dan penyakit infeksi emerging baru.

(2) Penyakit infeksi emerging baru sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf k ditetapkan oleh Menteri

Pasal 2

Halaman
12
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved