BPJS Ketenagakerjaan Harap 2020 Semua Perangkat Desa di Sekadau Sudah Terdaftar

Abdul Shoheh menuturkan pemberian santunan jaminan kematian itu merupakan yang pertama dilakukan untuk perangkat desa di Kabupaten Sekadau

TRIBUNPONTIANAK/MARPINA SINDIKA WULANDARI
Foto bersama Bupati Sekadau berserta perangkat Kecamatan dan Desa saat penyerahan santunan kepada ahli waris anggota BPJS Ketenagakerjaan, di Desa Sungai Sambang Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau, Senin (2/3/2020). 

SEKADAU - Kepala Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan Pontianak Abdul shoheh mendampingi Bupati Sekadau Rupinus menyerahkan santunan jaminan kematian kepada ahli waris perangkat Desa Perongkan, Senin (2/3/2020). 

Santunan jaminan kematian itu diberikan pada ahli waris dari almarhum Sukardi, Perangkat Desa (kepala kampung Setapang) Desa Perongkan Kecamatan Sekadau Hulu di sela acara lomba desa di Desa Sungai Sambang, Kecamatan Sekadau Hulu

Abdul Shoheh menuturkan pemberian santunan jaminan kematian itu merupakan yang pertama dilakukan untuk perangkat desa di Kabupaten Sekadau

"Kalau santunan lain seperti kecelakaan kerja, jaminan kematian dan beberapa santunan lainya suda

Cara Mudah Antri Online Layanan BPJS Ketenagakerjaan, Simak Selengkapnya

h sering kami lakukan di Kabupaten Sekadau. Namun untuk santunan jaminan kematian bagi perangkat desa baru kali ini," ujarnya

Ia pun menuturkan sebelumnya Almarhum Sukardi terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan pada Agustus 2019.

Almarhum meninggal dunia pada Desember 2019, dan langsung mendapatkan santunan berjumlah Rp. 42.000.000.

"Secara ketentuan mereka memang sudah terdaftar ke kami. Bahkan Bupati sudah mengeluarkan surat edaran bahwa perangkat desa di Sekadau ini harus di daftar menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan," kata Abdul Shoheh

Abdul Shoheh menyebut santunan diberikan kepada ahli waris yang ditinggalkan untuk membantu keberlangsungan hidup dari keluarga yang ditinggalkan.

"Bahkan kalau anggota BPJS Ketenagakerjaan itu sudah terdaftar selama 3 tahun sebagai anggota, Ketika mengalami kematian maka anaknya akan mendapatkan santunan hingga selesai kuliah," jelasnya

Halaman
12
Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved