Rektor IKIP PGRI Rustam Sebut Konsep Kampus Merdeka Masih Belum Jelas

Ia mengatakan paling tidak seyogyanya IKIP PGRI Pontianak sudah mengantongi semacam surat keputusan menteri terkait dengan kampus merdeka ini

Rektor IKIP PGRI Rustam Sebut Konsep Kampus Merdeka Masih Belum Jelas
Tribunpontianak.co.id/Anggita Putri
Foto penyedahan cinderamata oleh Rektor IKIP PGRI Pontianak Rustam kepada Gubernur Kalbar H Sutarmidji Dies Natalis ke-VI Tahun 2020 IKIP PGRI Pontianak di Aula IKIP PGRI Pontianak, Jumat (28/2/2020). 

PONTIANAK - Rektor IKIP PGRI Pontianak, Rustam mengatakan terkait Program Kemendikbud yakni Kampus merdeka sedang diwacanakan, tapi belum mendapat konsep yang jelas dari Mendikbud.

Ia mengatakan paling tidak seyogyanya IKIP PGRI Pontianak sudah mengantongi semacam surat keputusan menteri terkait dengan kampus merdeka ini.

"Termasuk juklak dan juknisnya namun apa yang disampaikan oleh gubernur tadi memang untuk perguruan tinggi khususnya IKIP PGRI Pontianak kita tidak memiliki masalah yang begitu besar karena pelaksanaan mahasiswa belajar sudah jauh sebelumnya kita laksanakan di 14 kabupaten kota," jelasnya, Jumat (28/2/2020).

Artinya tinggal berbenah diri untuk melengkapi sarana prasarana dan fasilitas pendukung.

"Walaupun saat ini kita sudah berusaha maksimal termasuk masalah internet sudah mumpuni. Kemudian alat-alat laboratorium sudah kita lengkapi tinggal kita bekerjasama secara resmi untuk sertifikat profesional," jelansnya.

Kemendikbud Sosialisasi Program Kampus Merdeka Untuk Para Dosen Untan

Terkait sertifikasi profesional IKIP PGRI Pontianak melakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga resmi yang ditunjuk oleh organisasi yang memang diakui baik secara nasional bahkan secara internasional.

"Jadi mahasiswa itu begitu mereka keluar kita sudah siapkan surat pendamping ijazah. Nah inilah keprofesionalan yang nanti bisa mereka jajakan ke instansi pemerintah dan industri swasta," ujarnya.

Sehingga begitu tempat pelamar melamar kerja bisa melihat surat pendamping ijazah atau mereka sudah mempunyai sertifikat lisensi yang diakui secara nasional.

"Selain itu kita juga sudah mengarahkan baik dosen maupun mahasiswa bekerjasama untuk ada desa binaan dibawah naungan IKIP PGRI Pontianak karena kita tau dibawah 14 kabupaten kota ini lebih banyak di desanya,"pungkasnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved