Obligasi, Instrumen Investasi Pendapatan Tetap

Berbeda dengan saham yang merupakan bukti kepemilikan sebuah perusahaan, obligasi

Obligasi, Instrumen Investasi Pendapatan Tetap
KONTAN
Ilustrasi

Citizen Reporter
Kepala Kantor Perwakilan BEI Kalbar
Taufan Febiola

PONTIANAK - Satu di antara instrumen investasi di Pasar Modal adalah obligasi.

Berbeda dengan saham yang merupakan bukti kepemilikan sebuah perusahaan, obligasi merupakan surat utang jangka menengah-panjang yang dapat dipindahtangankan, yang berisi janji dari pihak yang menerbitkan (issuer) untuk membayar imbalan berupa bunga pada periode tertentu, dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak pemegang obligasi.

Kepemilikan sebuah obligasi hanya sampai obligasi tersebut jatuh tempo. Obligasi dapat diterbitkan oleh perusahaan maupun negara.

Obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan disebut sebagai obligasi korporasi.

Asperindo Kalbar Akan Gelar Muswil ke-5, Ini Agendanya

Sedangkan obligasi yang diterbitkan negara disebut sebagai Surat Utang Negara (SUN).

Dalam hal sebuah korporasi menerbitkan obligasi, pada umumnya proceed yang didapatkan akan digunakan untuk membiayai ekspansi usaha, menambah cash flow perusahaan, refinancing, atau kebutuhan pendanaan lain.

Adapun SUN, sebagaimana dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara, SUN diterbitkan dengan tujuan untuk membiayai defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), menutup kekurangan kas jangka pendek akibat ketidaksesuaian antara arus kas penerimaan dan pengeluaran dari Rekening Kas Negara dalam satu tahun anggaran dan untuk mengelola portofolio utang negara.

Selain tujuan penggunaan dananya, hal lain yang membedakan antara obligasi korporasi dengan SUN adalah tingkat risiko. Risiko utama dari obligasi adalah risiko gagal bayar (default risk).

SUN memiliki risiko yang rendah (kerap disebut zero risk) dikarenakan SUN diterbitkan oleh negara, sehingga kemungkinan negara mengalami gagal bayar atau kebangkrutan relatif kecil.

Halaman
123
Penulis: Zulkifli
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved