Piala Soeratin 2020
DUEL Bubur Pedas Vs Nasi Padang, Analisa Pelatih Gabsis vs PSP di Final Piala Soeratin U15 2020
Tema duel bubur pedas vs nasi padang tersebut tentu merujuk pada dua makanan khas kedua tim yang bersua di partai puncak
Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Muhammad Firdaus
DUEL Bubur Pedas Vs Nasi Padang menjadi tema laga final Piala Soeratin U15 2020 Nasional yang akan berlangsung dalam hitungan jam.
Gabsis Sambas, Kalbar dan PSP Padang, Sumbar akan berduel di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (29/02/2020) pukul 15.30 WIB.
Tema duel bubur pedas vs nasi padang tersebut tentu merujuk pada dua makanan khas kedua tim yang bersua di partai puncak.
Gabsis yang merupakan nama tim asal Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat memang punya makanan khas, bubur pedas.
Sedangkan, nasi padang tentu merujuk dari makanan khas asal Kota Padang, Sumatera Barat, nasi padang.
• DAFTAR Pemain Gabsis Sambas Kalbar yang Lolos ke Final Piala Soeratin U15 2020 Nasional
Kedua tim yang memang dari awal tak diunggulkan lolos ke partai puncak tentu punya analisa tersendiri hingga berlaga di final.
Sumbar sendiri lolos ke final setelah mengalahkan tim kuat, DKI Jakarta dengan skor, 1-0.
Dilansir Tribun Pontianak dari laman PSSI, Pelatih Kepala Sumatera Barat, Tri Gustian mengaku tak menyangka bisa membawa timnya ke partai puncak.
Ia menilai, hasil ini merupakan kerja keras dan permainan yang selalu meningkat dari para pemainnya.
"Semua tim pasti ingin menjuarai turnamen ini, hal yang sama dengan tim kami. Sejak awal ikut putaran nasional, saya meminta pemain untuk tidak bermain dengan beban, bermain tenang dan konsentrasi di setiap pertandingan,” tutur Tri Gustian.
“Saya senang, mereka bisa melakukan itu. Melawan Kalimantan Barat, tentu tidak mudah, apalagi itu di final. Namun kami akan terus berusaha, akan kami bawa piala itu ke Padang,” lanjut dia.
• SEJARAH, Gabsis Sambas Kalbar Sukses ke Final Piala Soeratin U15 2020 Nasional
Sedangkan, Pelatih Kepala Kalimantan Barat, Jefridin Anwar pun blak-blakkan kunci sukses timnya melangkah ke final.
“Cara kami bisa tampil baik hingga partai final dan mengalahkan Banten di semi final adalah dengan mengatur waktu latihan dan istirahat yang cukup," ungkapnya.
Ia juga memastikan tak ada strategi khusus di laga final melawan Sumatera Barat.
"Kami hanya perlu bermain dengan cara kami saja sejak dari babak penyisihan grup putaran nasional gelaran ini hingga babak semifinal,” jelasnya.