Buka Sekolah JurnalistikMu, Pabali Musa Harap Menjadi Sarana Muhammadiyah Tangkal Hoaks

Apalagi reporter muslim sudah sangat luar biasa sekarang, maka jurnalisme yang terkini, terkeren, modern dan terbaik sangat diperlukan untuk dakwah

DAVID NURFIANTO
Kepala Sekolah Jurnalistikmu Kalbar, Aries Munandar, menyerahkan berkas peserta kepada Ketua PWM Kalbar, Pabali Musa, saat pembukaan Sekolah Jurnalistikmu Kalbar di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalbar, Jumat (28/2/2020). 

Citizen Reporter
David Nurfianto
Peserta Sekolah Jurnalistikmu Kalbar

SEKOLAH Jurnalistik Muhammadiyah (JurnalistikMu) Kalimantan Barat (Kalbar) yang digelar oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalbar resmi dibuka dalam acara pembukaan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalbar, Jumat (28/2/2020).

Pembukaan Sekolah Jurnalistikmu Kalbar ini dilakukan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalbar Dr Pabali Musa MAg. Turut hadir dalam kegiatan pengurus PWM Kalbar dan seluruh perwakilan Ortom dan Amal Usaha Muhammadiyah.

Sekolah JurnalistikMu yang diikuti oleh 12 peserta tersebut, merupakan program kerja Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalbar.

Tujuan MPI menggagas Sekolah JurnalistikMu ini ialah untuk membangun literasi, khususnya di lingkungan Muhammadiyah Kalimantan Barat. Untuk diketahui, Sekolah JurnalistikMu dilaksanakan selama 6 bulan ke depan yang akan berakhir pada bulan Juni.

Adapun pengajar pada Sekolah JurnalistikMu ialah Dedy Ari Asfar (Ketua MPI), Aries Munandar (Kepala Sekolah), Teguh Imam Wibowo (Kepala Biro Antara Kalbar), Samsul Hardi (Koordinator Liputan Kompas TV Pontianak), M Arief Pramono (Redaktur Tribun Pontianak), serta Jessica Helena Wuysang (Fotografer Antara Kalbar).

Ditemui usai pembukaan acara, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalbar Dr Pabali Musa MAg mengatakan bahwa Sekolah JurnalistikMu merupakan satu gerakan dakwah yang sangat potensial.

"Ini adalah bagian gerak dakwah kita, yang sangat potensial ke depannya. Apalagi reporter muslim sudah sangat luar biasa sekarang, maka jurnalisme yang terkini, terkeren, modern dan terbaik sangat diperlukan untuk dakwah Muhammadiyah," ujar Pabali Musa.

Kemudian, Pabali Musa juga meyampaikan bahwa dengan adanya Sekolah JurnalistikMu ini. Nantinya akan jadi sarana Muhammadiyah untuk menangkal berita bohong atau hoaks.

"Ya tentu ini bisa jadi sarana, kita Muhammadiyah ada Fikih Informasi. Pertama kita membudayakan informasi yang positif, dan bagaimana kita tukar menukar informasi. Tentunya agar terhindar dari hal fitnah, dusta dan palsu," terangnya.

Halaman
12
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved