Via WA Massenger, Mahasiswi Tawarkan Temannya ke Pria Hidung Belang Tarif 700 Ribu hingga 1,7 Juta

Mahasiswi perguruan tinggi swasta di Jembrana itu melanggar pasal 296 KUHP tentang tindakan memudahkan perbuatan cabul.

Via WA Massenger, Mahasiswi Tawarkan Temannya ke Pria Hidung Belang Tarif 700 Ribu hingga 1,7 Juta
(THINKSTOCK)
Ilustrasi prostitusi online. Via WA Massenger, Mahasiswi Tawarkan Temannya ke Pria Hidung Belang Tarif 700 Ribu hingga 1,7 Juta. 

Via WA Massenger, Mahasiswi Tawarkan Temannya ke Pria Hidung Belang Tarif 700 Ribu hingga 1,7 Juta

JEMBRANA - Ni Putu CS (19), muncikari yang masih berstatus sebagai mahasiswi, menghadapi sidang tuntutannya di ruang sidang Candra PN Negara, Jembrana, Bali, Kamis (27/2/2020)

Ia dituntut 7 bulan karena melakukan prostitusi online terselubung atau memperdagangkan manusia.

Dalam bacaan tuntutannya, JPU I Gede Gatot Hariawan menuntut 7 bulan penjara karena terdakwa menawarkan temannya dalam bisnis prostitusi.

Mahasiswi perguruan tinggi swasta di Jembrana itu melanggar pasal 296 KUHP tentang tindakan memudahkan perbuatan cabul.

Rekannya yang ditawarkan kepada seorang pria hidung belang melalui pesan singkat whatsapp massenger itu adalah Ni Luh Putu E (29).

Atas tuntutan JPU, Ketua Majelis Hakim Fakhrudin Said Ngaji pun memberikan waktu terdakwa untuk memberikan tanggapan atas tuntutan jaksa.

Kronologi Wanita Cantik Korban Pencurian, Modus Renovasi Rumah Berujung Kekerasan hingga Luka Serius

Siswi Minta Biaya Study Tour ke Ayah Berujung Maut, Korban Dicekik Hingga Tewas di Rumah Kosong

Terdakwa CS pun meminta keringanan hukuman.

Alasannya ialah ia tidak akan mengulangi perbuatannya dan ingin melanjutkan kuliahnya.

"Meminta keringanan yang Mulia. Janji tidak mengulangi dan saya ingin melanjutkan kuliah," katanya di kursi pesakitan.

Halaman
123
Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved