Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri 2020. Kapolresta Ceritakan Pengalaman Masuk Akpol

Perjuangan Bangsa Indonesia diperlukan putra putri yang memiliki dedikasi dan semangat yang tinggi

Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri 2020. Kapolresta Ceritakan Pengalaman Masuk Akpol
TRIBUN PONTIANAK/ MUZAMMILUL ABRORI
Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Komarudin SIK MM saat memberikan Pembinaan dan Pelatihan (Binlat) kepada para pelajar, Bertempat di Aula Mapolresta Pontianak Kota, pada Kamis (27/2/2020). 

PONTIANAK - Dalam rangka sosialisai dan penerimaan anggota Polri tahun 2020, Polresta Pontianak Kota melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Pelatihan (Binlat) kepada para pelajar yang berasal dari berbagai sekolah di wilayah Kota Pontianak, Kamis (27/2/2020).

Bertempat di Aula Mapolresta Pontianak Kota, Binlat ini pun dilaksanakan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh peserta.

Didepan para peserta Binlat tersebut, Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Komarudin SIK MM menyampaikan bahwa, perjuangan Bangsa Indonesia diperlukan putra putri yang memiliki dedikasi dan semangat yang tinggi.

“Dihadapan saya putra putri harapan bangsa, karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar Bangsa yang Berbhineka dengan berbagai keberagaman didalamnya, untuk meneruskan perjuangan para pendahulu-pendahulu kita. Perjuangan Bangsa Indonesia diperlukan putra putri yang memiliki dedikasi dan semangat yang tinggi,” tegas Komarudin kepada peserta Binlat.

Bisikan Kapolri Idham Azis Hantarkan Irjen Pol R Sigid Hardjanto Bertugas ke Kalbar

Lanjutnya ia berpesan dalam mencapai tujuan, harus melewati segala rintangan dengan penuh perjuangan.

"Persiapkan diri semaksimal mungkin, dibutuhkan persiapan yang sangat matang dan tekad perjuangan yang luar biasa untuk mencapai tujuan, animo pendaftar Polisi sangat besar, tapi dengan tekad yang kuat dan persiapan yang matang hal itu tidak akan sulit, gantungkan cita cita setinggi langit,” ungkap Komarudin.

Kapolresta itupun memaparkan bahwa, untuk seleksi Pendaftaran Polisi, Akpol, Bintara dan Tamtama tidak dipungut biaya.

Dan salam seleksipun dilaksanakan secara transparan, dan akan ada pengawas internal dan eksternal.

"Jangan pernah berpikir dipungut biaya, semuanya itu gratis. Apabila kita sanggup dan kita mampu punya tekad kuat jalankan” ujar himbau Komarudin.

Lalu dalam kesempatan itu Komarudin sedikit bercerita tentang dirinya, ia yang memiliki sembilan saudara dan merupakan anak keenam, bukan berlandaskan dari keluarga ABRI ataupun TNI, Polri.

Halaman
12
Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved