Soal Kratom di Kapuas Hulu, Balitbang Kalbar Akan Realisasikan Penelitian Tahun 2020

Ansfridus mengatakan pada dasarnya kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Badan Litbang Provinsi Kalbar

IST
Foto bersama Kepala Badan Litbang Provinsi Kalbar, Ir. Ansfridus J Andjioe usai membuka acara sidang Proposal Penelitian dengan judul “Peran Ekonomi Daun Kratom (Mitragyna Speciosa Korh) di Kapuas Hulu dan Pengembangannya sebagai sediaan obat" yang diselenggarakan di Ruang Rapat Sida Litbang, Kamis (27/2/2020). 

PONTIANAK - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan sidang Proposal Penelitian dengan judul “Peran Ekonomi Daun Kratom (Mitragyna Speciosa Korh) di Kapuas Hulu dan Pengembangannya sebagai sediaan obat".

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Badan Litbang Provinsi Kalbar, Ir. Ansfridus J Andjioe dan dihadiri oleh para tim peneliti dan stakeholder terkait yang diselenggarakan di Ruang Rapat Sida Litbang, Kamis (27/2/2020).

Ansfridus mengatakan pada dasarnya kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Badan Litbang Provinsi Kalbar, sebagai tahapan awal dari rangkaian penelitian sebelum dilakukannya kegiatan pengumpulan data lapangan dan pelaksanaan penelitian lebih lanjut.

"Tentunya kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis karena merupakan bagian yang tidak terpisahkan sebagai rangkaian, proses dan mekanisme suatu penelitian," ujarnya.

Dukung MoU Penelitiaan dengan Balitbang Kalbar, Purwanto: Penelitian Menjadi Ruhnya di Kampus

Adapun tujuan kegiatan ini untuk menjaring masukan dari pihak-pihak terkait, khususnya masukan dari Narasumber (Tim Pengendali Mutu) dan OPD terkait sebagai peserta aktif dalam rangka penyempurnaan Proposal Penelitian.

"Ini merupakan tahapan yang harus dilaksanakan atau dilalui oleh setiap kegiatan penelitian, mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2016 tentang Pedoman Penelitian dan Pengembangan di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah," ujarnya.

Selain itu forum ini juga dimaksudkan sebagai bentuk silaturrahmi dan Sosialisasi kepada pihak-pihak terkait, khususnya kegiatan Penelitian Swakelola yang dilaksanakan oleh Badan Litbang Provinsi Kalbar Tahun Anggaran 2020.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan berpengaruh positif dan menghasilkan output maksimal, khususnya dari aspek kelayakan dan kesesuaian terhadap hasil penelitian.

"Hal yang terpenting lagi yang harus dipahami bahwa hasil penelitian ini akan berguna bagi masyarakat, institusi dan pihak-pihak terkait serta dapat menjawab permasalahan yang ada," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa prinsip pelaksanaan Kelitbangan Pemerintah Daerah, antara lain diarahkan dalam rangka penerapan kaidah ilmiah secara umum dengan memegang teguh etika penelitian dan kode etik penelitian, untuk menjamin integritas hasil kelitbangan, profesi dan kelembagaan.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved