Siaga Bencana, BPBD Landak Pantau Banjir di Wilayah Jelimpo

Saat ini kami telah melakukan monitoring di daerah terdampak dan di beberapa daerah yg rawan bencana.

Siaga Bencana, BPBD Landak Pantau Banjir di Wilayah Jelimpo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFON PARDOSI
BPBD Landak saat membantu warga yang terdampak banjir di Wilayah Jelimpo 

LANDAK - Hujan deras yang mengguyur dibeberapa wilayah Kabupaten Landak hingga menyebabkan meningkatnya tinggi muka air di beberapa sungai, tak terkecuali sungai Adong, Desa Tubang Raeng dan Pawis Hilirz Kecamatan Jelimpo.

Hujan yang terjadi sejak Selasa (25/2/2020) malam hingga Rabu dini hari (26/2/2020) ini, menyebabkan meluapnya air sungai hingga terendamnya rumah warga.

Untuk merespon ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak bersama aparatur Kecamatan Jelimpo dan Desa langsung melakukan pemantauan di beberapa titik banjir pada Selasa (25/2/2020).

Banjir terjadi di Dusun Karangan Mas dan Dusun Adong 1 Desa Tubang Raeng, serta Dusun Adong 2, Desa Pawis Hilir Kecamatan Jelimpo, dan dalam bulan ini sudah dua kali terjadi banjir di daerah tersebut.

Banjir Mulai Terjang Beberapa Titik di Wilayah Jelimpo Kabupaten Landak

Banjir ini menyebabkan terganggunya aktifitas masyarakat, karena beberapa ruas jalan terendam air dengan arus yang cukup kuat, bahkan menyebabkan putusnya abudman jembatan di Dusun Karangan Mas Desa Tubang Raeng. 

Dalam pantauan lanjutan Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Landak, air telah surut dalam beberapa jam kemudian.

Tidak terdapat korban jiwa dan pengungsian pada kejadian ini.

Namun jumlah korban terdampak di Dusun Karangan Mas sebanyak 45 Kepala Keluarga (KK) dengan 140 jiwa, Dusun Adong 1 sebanyak 20 KK dengan 80 jiwa, dan Dusun Adong 2 berjumlah 38 KK dengan 120 jiwa.

Rutan Sanggau Tandatangani Pencanangan Zona Integritas, Acip Rasidi: Harus Dilayani 100 Persen

Sedangkan kerugian material atas kejadian ini adalah 26 unit rumah terendam di Dusun Karangan Mas, 47 unit rumah di Dusun Adong 1, dan 20 unit rumah terendam di Dusun Adong 2, serta 1 unit jembatan beton.

Kepala BPBD Kabupaten Landak, Herman Masnur mengungkapkan, pihaknya terus melakukan monitoring langsung di titik banjir, dirinya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana banjir.

Halaman
12
Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved