Eksekusi Rumah Warga

Pelindo Minta Kawal Polisi Eksekusi Rumah dan Lahan di Sungai Kunyit

Sejumlah pemilik rumah tampak tak terima dengan keputusan tersebut, bahkan ada yang harus dilarikan dengan ambulans karena eksekusi tersebut.

Pelindo Minta Kawal Polisi Eksekusi Rumah dan Lahan di Sungai Kunyit
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TRY JULIANSYAH
Satu diantara warga histeris tak percaya rumah miliknya di eksekusi oleh pengadilan atas permintaan Pelindo, Kamis (27/2/2020) 

MEMPAWAH - Eksekusi 8 unit rumah dan 7 lahan di Sungai Kunyit dilakukan dengan pengawalan personil TNI, Polri dan Sat Pol PP, Kamis (27/2/2020).

Penolakan dari sejumlah pemilik rumah menghiasi jalannya eksekusi ini. 

Sejumlah pemilik rumah tampak tak terima dengan keputusan tersebut, bahkan ada yang harus dilarikan dengan ambulans karena eksekusi tersebut.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga mengatakan eksekusi ini merupakan bagian proses hukum.

Eksekusi Rumah Warga di Sungai Kunyit Tuai Banyak Peristiwa, Penolakan hingga Evakuasi Pakai Ambulan

Ia pun mengaskan tak ada pembongkaran paksa namun hanya eksekusi yang berdasarkan keputusan pengadilan. 

"Ini bagian proses hukum, pengadilan minta kami mengamankan kegiatan ini, kami datang bersama pasukan untuk menjamin agar berjalan lancar. Tidak ada pembongkaran paksa ini eksekusi dari keputusan pengadilan dan sudah melalui proses panjang," ujar AKBP Tulus Sinaga saat mengawal eksekusi lahan yang terdampak oleh Pembangunan pihak Pelindo.

AKBP Tulus Sinaga pun menegaskan pihaknya hanya menjalankan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku.

Satu diantara warga histeris tak percaya rumah miliknya di eksekusi oleh pengadilan atas permintaan Pelindo, Kamis (27/2/2020)
Satu diantara warga histeris tak percaya rumah miliknya di eksekusi oleh pengadilan atas permintaan Pelindo, Kamis (27/2/2020) 

Dimana eksekusi ini atas permintaan pemohon dalam hal ini Pelindo kepada Pengadilan dan pengadilan meminta pihak Kepolisian mengamankan.

"Kita sudah sangat-sangat prosedural dalam hal ini kami diminta oleh pengadilan untuk membantu dalam ekseskusi. Dan tentunya eksekusi yang dilakukan oleh Pemohon dalam hal ini Pelindo dan Pengdailan kita bantu," lanjut AKBP Tulus Sinaga.

Diakuinya tentu saja ada riak-riak dalam proses eksekusi namun ia mengatakan eksekusi tersebut tetap berlanjut karena sudah sesuai hukum. 

Jasa Raharja Kalbar Serahkan Santunan Korban Kecelakan Maut di Sambas

Halaman
12
Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved