Indonesia Lawyers Club

Singgung Politik Ayat dan Mayat, Guntur Romli Pertanyakan Langkah Anies Baswedan soal Banjir Jakarta

"Hari minggunya, wajah banjir Jakarta. Dimana-mana foto itu ada," katanya.............

Singgung Politik Ayat dan Mayat, Guntur Romli Pertanyakan Langkah Anies Baswedan soal Banjir Jakarta
Youtube Indonesia Lawyers Club
Politisi PSI, Mohamad Guntur Romli saat menjadi narsumber ILC TVOne, Selasa (25/2/2020) malam. 

Politisi PSI, Mohamad Guntur Romli mengatakan, kegagalan Anies Baswedan menanggulangi banjir bisa menjadi pelajaran pendidikan politik yang baik bagi warga Jakarta maupun Indonesia.

Bahwa dalam Pilkada DKI 2016-2017 yang sering didiskusikan, yang dipertanyakan bukan kapabilitas, kemampuan seorang memimpin mengatasi banjir, tapi adalah isu-isu sara.

"Ketika seseorang dipilih atas dasar politik ayat dan mayat, maka ketika gagal mengatasi banjir itu sudah kami prediksi sejak semula," katanya saat menjadi narasumber di Indonesia Lawyers Club (ILC) TVOne, Selasa (25/2/2020) malam.

Guntur Romli mengatakan, makanya meme di media sosial yang ramai itu menyatakan banjir tidak hanya disebabkan oleh buang sampah sembarangan tapi juga memilih gubernur sembarangan.

"Ini meme ya. Kalau kita baca di Twitter atau di status-status Facebook," katanya.

Pada kesempatan itu dirinya menegaskan, ketika seseorang hanya dilihat dari politik identitas, pada isu sara, kemudian muncul dalam ranah Pilkada, ketika dia jadi maka tidak bisa diharapkan untuk menyelesaikan persoalan yang ada.

"Sehingga yang muncul adalah pak Anies seperti ketua penanggulangan bencana daerah. Bicara korbannya berapa. Menurut saya tugas pak Anies bukan itu," ujarnya.

"Kalau soal ukuran tingkat air, penjaga bendungan pintu air Manggarai itu lebih hafal dan lebih ahli dari pak Anies," katanya.

"Yang dipertanyakan oleh masyarakat warga Jakarta adalah apa konsep pak Anies menyelesaikan, mencegah banjir. Bukan bicara cuaca, itu BMKG," tegasnya.

"Bukan bicara soal jumlah sekolah, itu adalah tugasnya laporan kepala dinas pendidikan. Tetapi beliau ditagih adalah apa yang beliau harus lakukan agar banjir tidak terulang lagi," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved