Revisi Penyaluran Dana Desa Dinilai Mampu Optimalkan Penganggaran Kegiatan

Hal ini disampaikan Kepala Desa Sejegi Muhammad Idris yang mengapresiasi dan menyambut baik aturan baru ini.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH
Kepala Desa Sejegi, Muhammad Idris 

MEMPAWAH - Revisi atau perubahan dalam tahapan pencairan dana desa dinilai akan mempermudah pengelolaan dana desa.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Sejegi Muhammad Idris yang mengapresiasi dan menyambut baik aturan baru ini.

"Dengan adanya aturan ini justru akan mempermudah pengelolaan dana desa."

"Pelaksanaan program program pembangunan di desa akan lebih cepat serta penyerapan anggaran pun lebih cepat," ujarnya, Selasa (25/02/2020).

Burhan Beberkan Pola Penyaluran Dana Desa Terbaru di Kabupaten Mempawah

Ia mengatakan penyaluran tahap pertama dana desa yang sebelumnya hanya 20 persen berganti menjadi 40 persen, penyaluran tahap kedua tetap 40 persen, kemudian penyaluran tahap ke 3 menjadi 20 persen dari yang sebelumnya 40 persen.

Ini menurutnya akan lebih mengoptimalkan penganggaran kegiatan di awal tahun.

"Sebelumnya yang cukup besar itu di akhir tahun, maka untuk pengerjaan fisik kita kurang maksimal karena akhir tahun itu sering hujan, sementara di awal tahun amggarannya kurang.'

"Dengan aturan baru ini dengan pemgalokasian yang lebih kecil diakhir tahun kita bisa kerjakan di awal dan finishing di akhir tahun," pungkasnya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved