Dewan Sintang Billy Welsan Sayangkan Rumitnya Pemanfaatan SDA untuk Energi Terbarukan

Billy melihat, potensi sumber daya air di Kecamatan Ambalau dan Serawai yang banyak seharusnya bisa dimanfaatkan untuk sumber energi listrik

Dewan Sintang Billy Welsan Sayangkan Rumitnya Pemanfaatan SDA untuk Energi Terbarukan
IST/Dok.Billy
Air Terjun Nohkan Cicak di Kecamatan Ambalau potensial dibangun PLTA 

SINTANG - Anggota DPRD Sintang, Billy Welsan menyayangkan rumitnya prosedur pemanfaatan sumber daya alam untuk penggunaannya sebagai sumber energi.

Menurut Billy, sumber air yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi melimpah seharusnya bisa dimaksimalkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Billy melihat, potensi sumber daya air di Kecamatan Ambalau dan Serawai yang banyak seharusnya bisa dimanfaatkan untuk sumber energi listrik.

Mengingat, di dua kecamatan tersebut, listrik PLN tidak menyala di siang hari.

"Banyak air terjun yang cukup deras dengan debit air yang cukup banyak. Sementara Ambalau dan Serawai inikan, listriknya menyala hanya malam hari. Siang hari listrik milik Negara yang dikelola PLN tidak nyala. Semestinya, kita bisa memanfaatkan air terjun yang ada di sini untuk menjadi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) sehingga masyarakat dapat menikmati listrik 24 jam,” beber Billy.

PLN Sukses Energize SUTT dan Gardu Induk Ketapang - Sukadana

Penggunaan energi terbarukan untuk listrik di daerah perhuluan sungai menjadi potensial untuk dikembangkan. Akan tetapi menurut Billy penyediaan bantuan, misalnya, tenaga surya tidak boleh dilakukan oleh pihak kabupaten karena merupakan kewenangan Dinas ESDM di tingkat provinsi.

“Memang disayangkan ya, dengan regulasi seperti itu kita akan sedikit lambat dalam memproses pembangunan pusat-pusat berbasis energi terbarukan,” ungkap Billy.

Politisi muda dari Partai Gerakan Indonesia Raya itu menyebutkan dirinya prihatin atas kondisi ketersediaan listrik di Sintang. Sementara Sintang sendiri memiliki potensi besar dalam penyediaan listrik menggunakan sumber energi hijau seperti air dan tenaga surya. 

Namun proses pemberian bantuan untuk pembangunan atau penyediaan kedua hal tersebut tidak boleh dilakukan oleh pihak kabupaten karna merupakan kewenangan Dinas ESDM di tingkat provinsi.

“Tapi untuk pengadaan panel surya kita sudah diberi solusi oleh Kementrian ESDM, lewat pengucuran dana ADD Stimulan. Dan kita saat ini sedang menunggu Peraturan Bupati sebagai penunjang proses tersebut," katanya.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved