Staf Ahli KASAD Kunjungi Sintang, Gali Data Pembangunan Skuadron TNI Penerbad
Tujuannya untuk untuk mendapatkan data dan informasi mengenai pembangunan skuadron TNI Penerbad.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Maudy Asri Gita Utami
SINTANG - Staf Ahli Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sintang.
Kedatangan tim kelompok Kerja yang dipimpin oleh Paban Sahli Bidang Ideologi, Kolonel Inf. Heri Kuswanto dan Kolonel Inf. Sidhi Purnomo Paban Sahli Bidang Sumber Daya Manusia.
Tujuannya untuk untuk mendapatkan data dan informasi mengenai pembangunan skuadron TNI Penerbad.
Pertemuan antara tim staf ahli KASAD dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yustinus didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Sintang yang terkait dengan keamanan dan ketahanan negara, pembangunan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya alam.
• Menuju Langit Biru, Upaya TNI Tanggulangi Karhutla di Kalbar
“Kedatangan kami untuk membuat kajian dan masukan kepada pimpinan angkatan darat. Kami sudah mengumpulkan data tentang Kabupaten Sintang. Ini kami hanya memverifikasi data tersebut,” kata Kolonel Inf. Heri Kuswanto, Selasa (25/2).
Selain itu, kedatangan Staf Ahli ke Sintang sekaligus untuk menyosialisasikan Undang-undang 23 tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional untuk ketahanan nasional.
“Kita sama-sama bekerja. Undang-undang ini belum dikenal oleh banyak daerah, mengelola SDA untuk peningkatan aspek pertahanan negara,” ujar Heri Kuswanto.
Selain itu, pihaknya juga ingin mendengar masukan dari Pemkab Sintang terhadap pembangunan skuadron di Sintang yang memerlukan lahan sekitar 32 hektare.
Rencana pembangunan Skuadron Penerbad di Kabupaten Sintang semula diungkapkan oleh Wakil Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat, Brigjen TNI Eko Susetyo saat berkunjung ke Sintang dan meninjau lahan yang akan dibangun di kompleks Bandara Tebelian, pada 23 Januari 2019 silam.
Wadanpuspenerbad saat itu mengungkapkan berkinginan membangun Pusat Penerbangan Angkatan Darat di Sintang.
Untuk membangun fasilitas itu kata dia, dibutuhkan lahan seluas 35 hektare dengan rincian: 10 hektare untuk perumahan dan 25 hektare untuk perkantoran.
“Di Sintang ini kami akan tempatkan pasukan yang cukup besar yakni skuadron helikopter dan skuadron pesawat tanpa awak," kata Eko Susetyo saat itu. (*)
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak