KPU Tolak Dua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkayang, Kalimantan Barat menolak pendaftaran dua pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur independen.

KPU Tolak Dua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen
Tribun Timur
Ilustrasi Logo KPU 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkayang, menolak pendaftaran dua pasangan calon bupati dan wakil bupati jalur independen.

Penolakan itu karena dokumen dukungan KTP Elektronik pasangan Irawan-Muchdy yang sudah diverifikasi sebanyak 16.820 atau kurang 982 lembar KTP Elektronik.

Sementara pasangan Lawadi Nusah-Mujilastuti sebanyak 13.220 lembar KTP Elektronik.

Keduanya dinyatakan tidak memenuhi syarat dukungan minimal.

Ketua KPU Bengkayang Musa Jairani menerangkan, penolakan berkas kedua pasangan calon tersebut telah sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 16 Tahun 2019.

Sutarmidji Tegaskan Netral dalam Pilkada Tujuh Kabupaten di Kalbar

Musa menegaskan, berhubungan pendaftaran sudah ditutup, tidak ada bakal calon perseorangan di Pilkada 2020 Bengkayang.

"Pada prinsipnya kedua pasangan menerima hasil dan keputusan KPU karena sudah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, kita juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk memberikan tanggapan," ujar Musa.

Tahapan selanjutnya adalah proses pencalonan melalui jalur partai politik yang dilaksanakan pada tanggal 16-18 Juni 2020.

"Kita tengah melakukan persiapan untuk tahapan tersebut, selain tentunya menggelar agenda tahapan yang lain," tutup Musa.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pendaftaran 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen Ditolak",
Penulis : Kontributor Pontianak, Hendra Cipta
Editor : Khairina

Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved