Perwakilan Kedubes Amerika Takjub dan Antusias Kupas Kegiatan Jurnalistik di Tribun Pontianak

Dua wanita cantik ini begitu bersemangat berdiskusi dengan Pemimpin Redaksi (Pemred) Tribun Pontianak

Penulis: Destriadi Yunas Jumasani | Editor: Madrosid
Tribunpontianak.co.id/Septi Dwisabrina
Perwakilan Kantor Juru Bicara Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Jakarta saat berdiskusi dengan jajaran redaksi Tribun Pontianak, Senin (24/2/2020). 

KUBU RAYA - Perwakilan Kantor Juru Bicara Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Jakarta.

Yakni Information Assistent Public Affairs Section US Embassy Jakarta, Tia Andriani dan Deputy Press Attache Embassy of the United States of America, Sita Raiter takjub sekaligus antusias dengan kegiatan jurnalistik di Kantor Tribun Pontianak.

Dua wanita cantik ini begitu bersemangat berdiskusi dengan Pemimpin Redaksi (Pemred) Tribun Pontianak, Safruddin dan Manajer Produksi Tribun Pontianak Stefanus Akim berkaitan media online, cetak dan media eletronik lainnya di Tribun Pontianak.

"Mulai dari teknik peliputan reporter di lapangan, editing berita oleh tim editor, hingga melihat ruangan sirkulasi percetakan Tribun Pontianak," ujar Pemimpin Redaksi Tribun Pontianak, Safruddin, Senin (24/2/2020)

Lebih lanjut, Safruddin mengatakan era digital saat ini menjadikan reporter multi talenta. Selain menulis berita, reporter juga dapat mengambil video, foto dan sebagainya.

Peringati Hari Pers Nasional, AJK Berikan Pelatihan Jurnalistik dan Tangkal Hoaks ke Sekolah-sekolah

"Namun yang terpenting, adalah reporter dapat cekatan, efektif dan berintregitas dalam menjalankan tugas. Terkait, informasi yang paling dicari masyarakat adalah isu-isu yang menarik dan bernilai berita tinggi," imbuhnya.

Ditempat yang sama, Manajer Produksi Tribun Pontianak, Stefanus Akim menambahkan, terkait informasi menarik di Amerika Serikat. Masyarakat luas tertarik dengan dunia pendidikan, politik hingga traveling.

"Bahkan, isu-isu menarik lainnya adalah sektor perekonomian, perang dagang serta perkembangan teknologi," ungkapnya.

Setelah mengulik-ulik seputar jurnalistik di Tribun Pontianak. Information Assistent Public Affairs Section US Embassy Jakarta, Tia Andriani bahkan turut serta memperkenalkan program pertukaran dan peliputan tentang jurnalistik di Amerika Serikat.

"Kami membuka peluang bagi insan pers Indonesia untuk mengikuti program ini. Tentunya ini akan memberikan pengalaman langsung tentang Amerika Serikat," ujarnya.

Lebih lanjut, wanita yang akrab disapa Tia menyebutkan ada empat program yang ditawarkan Kedubes Amerika Serikat untuk Indonesia, yakni foreign press center's reporting tours, media Co-op, International Visitor Leadrship Program (IVLP) dan Study of the U.S. Institutes (SUSI).

"Program ini berlangsung kurun waktu 1 hingga 2 tahun belajar di sana. Selain itu, kami juga mengadakan pelatihan, langsung dipandu oleh pakar dari Amerika Serikat," bebernya.

Selanjutnya, tim Kantor Juru Bicara Kedubes Amerika Serikat terbagi menjadi tiga spesialisasi, yaitu media cetak dan daring, media penyiaran serta media sosial dan audio-visual.

"Kami bertugas menyelenggarakan liputan media Kedubes dan pemerintahan. Kemudian mengelola situs resmi dan akun media sosial kami," jelasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved