Info Polda Kalbar

Kapolda Kalbar di Depan Uskup Agung Pontianak dan Bupati Landak Ajak Saling Jaga Kerukunan

Tahbisan itu dipimpin langsung oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus sebagai konselebran utama bersama 10 Imam lainnya.

Istimewa
RITUAL ADAT - Kapolda Kalbar, Irjen Pol Dr Remigius Sigid Tri Hardjanto (tengah), Bupati Landak, dr Karolin Margret Natasa dan Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus disambut ritual adat saat menuju Gereja Paroki Maria Dolorosa, Jelimpo, pada Sabtu (22/02/2020). 

LANDAK - Kapolda Kalbar, Irjen Pol Dr Remigius Sigid Tri Hardjanto SH MSi, dan Bupati Landak, dr Karolin Margret Natasa, hadir dalam Tahbisan Diakon Siktus M Nopala OSM.

Tahbisan itu dipimpin langsung oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, sebagai konselebran utama bersama 10 Imam lainnya.

Acara Tahbisan Diakon Siktus M Nopala OSM itu dilaksanakan, di Paroki Maria Dolorosa, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, pada Sabtu (22/02/2020) kemarin. 

Dalam susunan kepimpinan hierarki Gereja Katolik, Diakon merupakan jabatan pertama dalam pelayanan untuk umat.

Karolin Sambut Kedatangan Kapolda Kalbar di Landak

Uskup Agung Pontianak menjelaskan, kata "diakon" berasal dari kata διάκονος (diákonos), yakni kata baku dalam Bahasa Yunani Kuno yang berarti "pelayan", "penunggu", "pemangku", atau "pewarta."

"Menurut salah satu dugaan yang lazim dikemukakan sehubungan dengan etimologi kata "diakon", arti harfiah dari kata ini adalah "terobos debu," mengacu pada kepulan debu yang ditimbulkan oleh kesibukan pelayan atau pewarta tatkala menunaikan tugasnya. Selaras dengan itu diakon juga berperan untuk menggantikan peran para rasul sebagai penyambung lidah sabda Allah," kata Mgr Agustinus Agus dalam rilis yang diterima Tribun. 

Uskup mengungkapkan, dalam pelayanan yang diemban seorang pelayan Diakon, Imam maupun Uskup adalah sebagai Penyambung Lidah sabda Allah. Ketika memutuskan untuk mengikuti jejak Yesus, maka harus siap diutus dimanapun berada.

Dalam kesempatan itu, Uskup tak lupa memperkenalkan Kapolda Kalbar baru dan mengucapkan apresiasi sekaligus rasa terima kasih karena bersedia mampir dan berkenalan dengan umat di Paroki Jelimpo.

Sementara itu, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Dr Remigius Sigid Tri Hardjantomenyampaikan, dalam panggilan menjadi imam yang paling penting dari tugas pokoknya, yaitu melayani.

"Sama halnya dengan kami polisi. Tugas kami bukan hanya melayani tetapi juga melindungi masyarakat," kata Kapolda.

"Mari kita saling menjaga kerukunan dalam hidup bermasyarakat, dan dengan hadirnya diakon baru semoga pelayanan dan semangat umat beragama semakin meningkat," harapnya.

Pemkab Landak Aktifkan Portal di Ruas Jalan Munggu-Ngabang, Ini Tujuannya

Sebagai tuan rumah, Bupati Landak, dr Karolin Margret Natasa turut menyumbang 1000 buku Madah Bakti.

Karolin juga sempat membagikan kepada tiga umat sebagai perwakilan umat Paroki Maria Dolorosa, Jelimpo dengan total 61 Stasi yang dilayani.

Bupati Landak berharap, hadirnya pelayan baru semangat keagamaan dan kerukunan hidup dalam bermasyarkat semakin baik.

"Mari kita bekerja sama untuk membangun masyarakat di Kabupaten Landak," tambah dr Karolin Margret Natasa. (*)

Penulis: Stefanus Akim
Editor: Haryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved