Gugus 12 Sungai Raya Implementasikan Gerakan Literasi Membaca-kan

Bahkan, tidak menunggu lama, geliat semangat menanjak itu mulai diterapkan di sekolah-sekolah Kabupaten Kubu Raya.

Gugus 12 Sungai Raya Implementasikan Gerakan Literasi Membaca-kan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kegiatan implementasi penerapan Gerakan Literasi Membaca-Kan di aula SDN 26, Dusun Wonosari, Desa Tebang Kacang, Kecamatan Sungai Raya, Minggu (23/2/2020). 

KUBU RAYA - Gerakan literasi membaca-kan yang baru dilaunching oleh Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan semakin meluas.

Bahkan, tidak menunggu lama, geliat semangat menanjak itu mulai diterapkan di sekolah-sekolah Kabupaten Kubu Raya.

Satu di antaranya, Kecamatan Sungai Raya. Sejumlah kepala sekolah di gugus 12 Sungai Raya mengikuti implementasi penerapan Gerakan Literasi Membaca-Kan di aula SDN 26, Dusun Wonosari, Desa Tebang Kacang, Kecamatan Sungai Raya, beberapa waktu lalu.

Gugus 12 Sungai Raya terdiri dari SDN 29 Sungai Raya Jelawat, SDN 16 Sungai Raya Parit Turba, SDN 10 Sungai Raya Tebang Kacang, SDN 26 Sungai Raya Parit Kebumen Wonosari, SDN 66 Sungai Raya Zakia dan SDN 11 Sungai Raya Pulau Limbung.

Bupati Keluarkan Perbup Gerakan Literasi Kubu Raya, Lugito: Sebagai Penguat Minat Baca di Sekolah

Selanjutnya, ada SDN 35 Sungai Raya Buntut Limbung, SDN 40 Sungai Raya Sui Ambangah, SDN 43 Sungai Raya Parit baru Sungai Asam dan beberapa dewan guru serta guru pendamping.

Ketua Gugus 12 Sungai Raya, Suparman mengatakan dengan adanya gerakan membaca-kan di sekolah. Di harapkan, guru-guru mampu mengarahkan, membina serta membimbing peserta didik dalam melakukan kegiatan literasi.

"Kegiatan ini penting dan perlu kami ikuti, agar pemahaman kami lebih tepat dan kami tidak keliru untuk mengajarkan kepada para peserta didik," ujarnya.

Lebih lanjut, Suparman menyatakan gerakan literasi membaca-kan ini sangat berdampak kepada anak-anak dalam meningkatkan minat baca baik di lingkungan sekolah ataupun di luar sekolah.

"Sehingga anak-anak pun tidak hanya sekadar membaca, namun juga bisa memahami isi dari bacaan tersebut," terangnya.

Sementara itu, penggiat literasi sekaligus trainer gerakan literasi membaca-kan, Evi Dwi Lestari menuturkan gerakan ini tentunya dapat menjadi pemicu bagi para peserta didik disini untuk lebih giat melakukan proses gerakan literasi membaca-kan.

Halaman
12
Penulis: Septi Dwisabrina
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved