Rumah Dinas yang Terbakar Kembali Tegak, Jarot: Rasa Bersalah Saya Sedikit Berkurang

Paling tidak, dengan selesainya dibangun Pendopo ini maka rasa bersalah saya sudah berkurang

Rumah Dinas yang Terbakar Kembali Tegak, Jarot: Rasa Bersalah Saya Sedikit Berkurang
TRIBUN PONTIANAK/ Agus Pujianto
Tarian multi etnis mengiringi Jarot Winarno dan rombongan sebelum memasuki pendopo untuk syukuran, Kamis (20/2/2020). Masyarakat pun berbondong-bondong untuk menghadiri syukuran dengan mengenakan pakaian etnis masing-masing.   

SINTANG - Rona kebahagiaan terpancar dari wajah Jarot Winarno. Di hadapan para tamu undangan, Bupati Sintang itu mengaku rasa bersalahnya sedikit berkurang dengan telah berdirinya kembali “rumah rakyat” pasca ludes terbakar, pada 26 Juli 2018 silam.

“Paling tidak, dengan selesainya dibangun Pendopo ini maka rasa bersalah saya sudah berkurang,” kata Jarot Winarno saat syukuran di pendopo bupati yang baru selesai dibangun ulang.

Saat peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah peninggalan eks residen belanda itu terjadi, Jarot tidak berada di tempat.

Jarot Winarno sedang ada kegiatan menghadiri Rakornas Inflasi 2018 di Hotel Sahid, di Jakarta. Ketika mendengar rumah dinasnya terbakar, Jarot bergegas pulang.

6 Bocah Laki-Laki diduga Jadi Korban Pencabulan, Lurah Panggil Psikolog untuk Pulihkan Psikis Korban

Setibanya di Sintang, Jarot hanya mendapati rumah dinas bupati yang juga cagar budaya nasional itu sudah menjadi arang.

Dihadapan awak media saat itu, Jarot menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Kabupaten Sintang karena diberi amanah tidak bisa menjaga bangunan bersejarah

Kamis (20/2/2020) pagi, Jarot mengundang seluruh komponen masyarakat untuk syukuran, untuk mengucap syukur, dan berdoa.  

“Puji syukur ke hadirat Tuhan yang Maha Kuasa akhirnya Pendopo ini telah kita selesaikan dan hari ini kita gelar tasyakuran,” kata Jarot Winarno.

Mahasiswa IAIN Pontianak Gelar Gotong Royong Bersama Santri

Tarian multi etnis mengiringi Jarot Winarno dan rombongan sebelum memasuki pendopo untuk syukuran. Masyarakat pun berbondong-bondong untuk menghadiri syukuran dengan mengenakan pakaian etnis masing-masing.

Terbakarnya rumah dinas bupati pada tahun 2018 silam menurut Jarot, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat.

/TINJAU RUMDIS: Bupati Sintang, Jarot Winarno meninjau rumah dinas yang ludes terbakar. Saat peristiwa kebakaran terjadi, Saat peristiwa kebakaran terjadi, Jarot Winarno tidak berada di tempat. Dia sedang ada kegiatan untuk menghadiri Rakornas Inflasi 2018 di Hotel Sahid, Jakarta. Agenda itu dia batalkan dan bertolak pulang ke Kabupaten Sintang setelah mendapat kabar “Rumah Rakyat” terbakar. Di hadapan awak media, Jarot menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat karena merasa tidak bisa menjaga amanah.
/TINJAU RUMDIS: Bupati Sintang, Jarot Winarno meninjau rumah dinas yang ludes terbakar. Saat peristiwa kebakaran terjadi, Saat peristiwa kebakaran terjadi, Jarot Winarno tidak berada di tempat. Dia sedang ada kegiatan untuk menghadiri Rakornas Inflasi 2018 di Hotel Sahid, Jakarta. Agenda itu dia batalkan dan bertolak pulang ke Kabupaten Sintang setelah mendapat kabar “Rumah Rakyat” terbakar. Di hadapan awak media, Jarot menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat karena merasa tidak bisa menjaga amanah. 
Halaman
12
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved