Human Interest Story

KISAH Sukses Safiuddin, Perjuangan Anak dari Keluarga Miskin yang Mampu Mendirikan Perusahaan

Menurutnya anak keempat dari tujuh bersaudara ini, orang tua mereka hanya bertani dan hasilnya harus berbagi dengan pemilol kebun kala itu.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pendiri Perusahaan Borneo Group, Safiuddin. 

Perjuangannya berlanjut hingga SMA, anak keempat dari tujuh bersaudara ini berjualan koran perempatan.

Berdasarkan keterangannya dalam rilis yang diterima, Safiuddin bercita-cita sebagai insinyur, tapi keterbatasan dan berasal dari keluarga yang tidak berkecukupan ia harus mengubur mimpinya dan tidak masuk STM dan memilih sekolah gratis yaitu SMA perintis.

Perjuangannya terus berlanjut saat kelas 1 SMA, Safiuddin memutuskan untuk berhenti sekolah dan memilih bekerja.

Ia menjadi TKI dan bekerja di Malaysia karena mendapat tawaran bekerja di sebuah pabrik plastik.

Dijanjikan dengan penghasilan yang besar, ia memutuskan berhenti sekolah dan berangkat ke negeri orang.

Namun, sesampainya di Malaysia ia malah dipekerjakan sebagai buruh bangunan.

Karena orang tuanya sudah berhutang terlalu banyak untuk biaya keberangkatannya, mau tidak mau pekerjaan itu pun tetap ia lakukan.

Kisah sedihnya berlanjut sekitar tiga bulan bekerja, Safiuddin ditangkap pihak imigrasi Malaysia karena masuk sebagai TKI ilegal.

Setelah ditangkap, iapun harus mempertanggungjawabkannya dengan hukuman penjara sekitar tiga bulan setelah itu dipulangkan ke Indonesia.

Dalam rilisnya, ia akhirnya pulang ke Kota Pontianak, dan mencoba membuka usaha sendiri dengan berjualan telor ayam ras dipinggir jalan dan dari situlah ia membaca di koran ada sebuah lowongan pekerjaan di PT. Karya Daya Rekatama (WWI).

Halaman
1234
Penulis: Syahroni
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved