Cita-cita Daftar Polisi dan Tiap Hari Latihan Lari Sampai 6 Km, Sandi Dianiaya Hingga Meninggal  

Setelah tamat SMA rencananya Sandi akan daftar polisi. Sandi sudah persiapkan diri dengan latihan lari dan push up.Takdir berkata lain.

Cita-cita Daftar Polisi dan Tiap Hari Latihan Lari Sampai 6 Km, Sandi Dianiaya Hingga Meninggal   
TRIBUN PONTIANAK/ Polres Melawi
Pemakaman Sandi dan adiknya Aina korban pembunuhan yang dimakamkan di pemakaman umum (Natai Gunuk), Desa Sidomulyo, Nangah Pino, Rabu (19/2/2020) 

Laporan Reporter Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Jajaran Polres Melawi akhirnya berhasil mengungkap pelaku pembunuhan kakak-adik di Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.

Pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni Dede Verry  ternyata orang yang begitu dekat dengan keluarga korban yang tinggal di Desa Sidomulyo.

Cerita ini dituturkan Iwan kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (19/2/2020) malam.

Iwan adalah orang tua korban Sandi (18) dan Aina (4) serta suami dari Wita yang kini di rawat di Rumah Sakit Soedarso, Pontianak.

Iwan tak menyangka kalau Dede sebagai pelaku penganiayaan. Ia berharap kepada aparat penegak hukum.

Baik kepolisian dan kejasksaan serta pengadilan dapat memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku.

"Dia itu (Dede,red) sudah bertahun-tahun ikut saya jual sapi dan jual motor. Kalau lebaran saya turut belikan pakaian baru,‎" kata Iwan.

“Makanya saya akrab, karena anak saya dia yang mengasuh. Tapi kok tega, terlebih ke anak saya yang kecil, kadang ketemu dia langsung peluk dan panggilnya paman," tambah Iwan.

Tak hanya itu, Iwan juga menceritakan beberapa jam sebelum kejadian penganiayaan,

Halaman
123
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: ruddy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved