Penyakit TBC di Sintang 646 Terancam 1 Meninggal Dunia, Pemerintah Cegah Penyebaran Kuman

Pemerintah desa, kata Jamhirudin, sudah mengambil langkah penanggulangan dan pencegahan agar kuman tidak menular dan meluas di masyarakat

Penyakit TBC di Sintang 646 Terancam 1 Meninggal Dunia, Pemerintah Cegah Penyebaran Kuman
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Ilustrasi - Jenazah Apollonius Japin (53), asal Desa Lintang Palaman Kecamatan Sanggau Kapuas, Kabupaten Sanggau, ditemukan di mess karyawan PT. MPE Divisi IV Serirang Desa Sungai Kunyit Kecamatan Sekadau Hilir. Diduga korban meninggal akibat menderita penyakit TBC. 

SINTANG - Sebanyak 646 penduduk atau 155 Keluarga berdasarkan data 2018 di Desa Melingkat, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang Kalimantan Barat (Kalar) terancam jiwanya akibat serangan kuman Mycobacterium Tuberculosis.

Kuman yang menyerang paru-paru ini memicu penyakit Tuberkulosis (TBC) atau yang dikenal dengan TB.

Atas temuan tersebut Bupati Sintang Jarot Winarno bertindak cepat.

Ia meminta Dinas Kesehatan menurunkan petugas kesehatan, petugas Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), dan petugas Puskemas Nanga Mau untuk melakukan skrinning atau pemeriksaan kesehatan kasus TBC.

Kepala Desa Melingkat Jamhirudin mengungkapkan, dari hasil identifikasi, ada 41 rumah yang dicurigai penghuninya terjangkit bakteri yang menyerang paru-paru tersebut.

Menurut Jamhirudin, puluhan rumah yang dicurigai tersebut masih dugaan.

Sebab, di rumah tersebut, dulunya pernah ada satu di antara anggota keluarga yang mengidap TBC baik yang sudah meninggal dunia, maupun yang sudah sembuh.

41 Rumah di Desa Melingkat Diduga Penghuninya Terjangkit TBC, Langkah Penanganan Kerap Terhambat

“Ada 41 rumah yang dicurigai, yang dulunya yang tinggal ada yang meninggal, dan sembuh, ini data kami,” ungkap Kades Melingkat Jamhirudin, Selasa (18/2/2020).

Jamhirudin menyebut, datanya dengan yang ada di Kecamatan Kayan Hilir jauh berbeda, karena masyarakat yang berobat ke Puskemas Emparu biasanya langsung ke Sintang.

Sehingga, datanya tidak tercatat di Puskemas kecamatan.

Halaman
1234
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved