Pemerintah Kanada Berikan Pendampingan Petani Beras Organik di Sadaniang

Dukungan teknis RIF dilaksanakan dalam tiga tahap mulai 2018 hingga 2021 dengan memilih enam daerah per periode.

TRIBUN PONTIANAK/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Bupati Mempawah Erlina berfoto bersama usai cinderamata kepada Head of Cooperation dari Global Affairs Canada (GAC), Pierre–Yves Monnard (kiri), Bupati Dompu Bambang M Yasin, dan Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT Samsul Widodo, di Hotel Mercure, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (18/2/2020) malam. Pemerintah Kanada melalui program NSLIC memberikan pendampingan pertanian beras organik di Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah. 

PONTIANAK - Program Responsive Innovation Fund (RIF) sebagai bagian dari Proyek National Support for Local Investment Climates/National Support for Enhancing Local and Regional Economic Development (NSLIC/NSELRED), kemitraan antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas dan Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC).

Program RIF merupakan dukungan teknis komponen Proyek NSLIC/NSELRED untuk menciptakan inovasi-inovasi pengembangan ekonomi lokal. Program hibah senilai total Rp 18 miliar ini diberikan kepada 18 Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) yang merupakan target nasional untuk Pusat Pertumbuhan Peningkatan Keterkaitan Kota-Desa guna mendukung pencapaian target RPJMN 2015-2019 dan RPJMN 2020-2024.

Dukungan teknis RIF dilaksanakan dalam tiga tahap mulai 2018 hingga 2021 dengan memilih enam daerah per periode. 

Bupati Erlina Minta Menteri PDTT Abdul Halim Iskandar Perhatikan Infrastruktur Dasar di Sadaniang

Head of Cooperation dari Global Affairs Canada (GAC), Pierre–Yves Monnard menyebutkan program NSLIC ini adalah salah satu dari beberapa program pembangunan yang didukung oleh pemerintah Kanada untuk Indonesia. Fokusnya untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Intervensinya ada dua langsung memberikan pelatihan kepada masyarakat yang juga bekerjasama dengan pemerintah yang diwakili oleh Pemda setempat untuk melakukan berbagai metode atau tools yang ada, untuk nantinya bantuan dari kanada itu ditindaklanjuti dari metode-metode tersebut," jelasnya di Hotel Mercure, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (18/2/2020).

Pierre–Yves Monnard menyebutkan untuk hasil bumi khususnya di Kabupaten Mempawah berupa beras merah dan hitam yang merupakan beras organik saat ini masih berupa pilot project. Jadi bisa dikatakan terlalu awal jika bicara soal ekspor. 

Bupati Sambas Hadiri Musrenbang Regional Kalimantan 2020

"Karena untuk mencapai ekspor harus membicarakan kualitas dan kuantitas yang harus dipenuhi. Jadi ini merupakan langkah awal untuk membuka pasar lokal," tuturnya

Bupati Mempawah Erlina menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Kanada, karena telah memilih Kabupaten Mempawah dengan memberikan bantuan berupa metode atau pengelolaan di bidang pertanian.

"Supaya para petani di Mempawah tidak lagi menggunakan bahan kimia namun menggunakan bahan organik untuk pertaniannya dengan hasil produk beras hitam dan merah," katanya.

Erlina menceritakan sebelumnya dari perwakilan Kanada telah melihat langsung bagaimana hasil dari penggunaan metode organik, dengan hasil yang maksimal. Adapun luas wilayah yang mendapat pendampingan di Kecamatan Sadaniang ada enam desa, dengan luasan lahan satu desa satu hektare.

Halaman
123
Penulis: Destriadi Yunas Jumasani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved