Buka Kemah Pramuka, Hairiah Ajak Lestari dan Jaga Penyu

Dan ada sekitar empat dari lima jenis habitat penyu yang ada di Indonesia, ada di Kabupaten Sambas terutama di Kecamatan Paloh.

IST/Dok.Protokol dan komunikasi pimpinan Setda Sambas
Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah saat membuka kegiatan Kemah Pramuka. 

SAMBAS - Wakil Bupati Sambas, Hj. Hairiah membuka secara resmi kegiatan Perkemahan Pramuka Penegak-Pendega “Turle Hero” at Wsep- Scout For SDG’s di Pos Monitoring Sungai Belacan Paloh, Kabupaten Sambas, Sabtu (15/2/2020).

Mengawali sambutannya, Wakil Bupati, Hj Hairiah ia mengatakan bahwa di tempat berlangsungnya perkemahan tersebut adalah tempat persinggahan habitat penyu.

Dan ada sekitar empat dari lima jenis habitat penyu yang ada di Indonesia, ada di Kabupaten Sambas terutama di Kecamatan Paloh.

"Banyak upaya yang sudah di lakukan dengan berbagai macam kegiatan setiap tahun. bekerja sama dengan WWF kemudian Dinas Perikanan dan Kelautan serta berbagai organisasi termasuk Pramuka untuk menyelenggarakan kegiatan Festival Pesisir Tahunan," ujarnya.

Ia sampaikan, tujuan dari kegiatan-kegiatan tersebut salah satunya adalah untuk mengampanyekan kecintaan terhadap lingkungan.

Saka Bhayangkara Polres Landak Persiapkan Diri Diperkemahan Panda

"Salah satu tujuannya adalah untuk mengkampanyekan bahwa kita cinta terhadap lingkungan dan cinta untuk menyelematkan habitat penyu supaya tidak musnah," tuturnya.

Ia katakan, peran semua pihak penting untuk menjaga keberlangsungan penyu di Kabupaten Sambas.

"Sangat penting untuk bertanggung jawab demi kelangsungan habitat penyu salah satunya dengan tidak memakan telur penyu dan menjadi salah satu orang yang berbicara tentang penyelematan habitat penyu," tuturnya.

"Bagaimana menjadi Pahlawan bagi diri kita sendiri, keluarga dan lingkungan luas tentang penyelamatan habitat Penyu karena kita tau bahwa siklus kehidupan habitat penyu sangat rentan sekali," katanya.

Untuk itu, ia katakan kesadaran dari semua pihak termasuk remaja dan pemuda penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan penyu di Kabupaten Sambas.

"Kalau tidak ada kesadaran dari diri kita sendiri terhadap lingkungan terutama lingkungan habitat penyu, kehidupannya akan menjadi lamban dan bisa saja akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.

"Dan semangat para peserta Pramuka dalam melakukan perlindungan terhadap habitat penyu dan berikrar menjadi hero penyelematan lingkungan terutama penyelamatan habitat penyu," tutupnya.

Untuk diketahui, pada kesempatan biru turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Sambas Abu Bakar, Kepala Dinas PerkimLH, Sekretaris Dinas PUPR, FORKOPIMCAM, Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Sambas, Kwartir Nasional, Ketua kelompok sadar wisata, Hendro dan rekan-rekan dari WWF, dan peserta dari MOP Perguruan dari Negeri Malaysia serta para peserta didik Pramuka Penegak-Pendega. 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved