Realisasikan Aspirasi, Legislator Nasdem Pontianak Timur Inisiasi Gotong Royong Bersihkan Parit

Anggota DPRD Kota Pontianak Dapil Pontianak Timur Agus Sugianto mengatakan kegiatan tersebut yang diinisiasi bersama masyarakat

Realisasikan Aspirasi, Legislator Nasdem Pontianak Timur Inisiasi Gotong Royong Bersihkan Parit
IST
Warga bersama dengan anggota beberapa ormas di Kota Pontianak lakukan bersih parit dan saluran di Jln Padat Karya, Kecamatan Pontianak Timur. 

PONTIANAK - Dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional dan mewujudkan Pontianak Bersih Sampah 2020, Masyarakat Jln Padat Karya, Kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur menggelar aksi gotong royong dengan membersihkan saluran dan parit.

Hal tersebut dilakukan pada Minggu (16/2/2020) pagi kemarin. Kegiatan tersebut di inisiasi oleh Forum Peduli Bersama masyarakat Pontianak Timur dengan tagline gerakan Mari Kita Ciptakan Pontianak Bebas Sampah Menuju Masyarakat Berbudaya, Reduce, Reuse dan Recycle untuk kesejahteraan masyarakat Pontianak Timur.

Anggota DPRD Kota Pontianak Dapil Pontianak Timur Agus Sugianto mengatakan kegiatan tersebut yang diinisiasi bersama masyarakat sebagai wujud nyata untuk menggalang kepedulian terhadap pentingya menjaga kebersihan terutama saluran dan parit.

Dirinya juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk realisasi aspirasi masyarakat yang sampaikan oleh masyarakat saat reses pada 16 Februari 2020 lalu yang menginginkan kegiatan gotong royong.

Lanjutkan Tradisi, Babinsa 1202-02/Sgl Bersama Masyarakat Desa Gua Gotong Royong Rehab Surau

"Kita tak hanya menabur janji. mengadakan gotong royong bersama warga kini langsung kita tunaikan dengan mengumpul kan warga dan ormas-ormas yang tergabung dalam porum peduli sampah dan melibat kan lurah,campat beserta dinas pupr untuk be gotong royong membersih kan saluran air," ujarnya Senin (17/2/2020).

Beberapa ormas yang terlibat di antaranya Forum Komunikasi Orang Bugis (FKOB), Persatuan Orang Melayu (POM), Relawan Siap (RS), Khilas bhayangan (KB) dan Tunas Mekar Panglima Arani (TMPA)

Menurutnya keberadaan parit dan saluran yang kadang kala tak berfungsi maksimal untuk menyerap air saat intensitas hujan tinggi lantaran terjadi pedangkalan dan bahkan tersebut karena sampah dan rumput liar.

"Kami bersama dengan pihak Terkait seperti Lurah Saigon, Camat Pontianak dan Dinas PUPR serta warga setempat membersihkan saluran kemarin," ujarnya

Ia menerangkan kebiasaan gotong royong harus terus dihidupkan dan menjadi kebiasaan antar warga guna menjalin rasa kekerabatan dan sudah tentu secara bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, bersih dan sehat.

"Menjaga kebersihan tentu bukan saja tugas pemerintah, akan tetapi tugas kita semua sesama masyarakat," ujarnya.

Dirinya menambahkan tinggi intensitas hujan yang kerap melanda Kota Pontianak, diperlukan keberadaan saluran dan parit yang harus berfungsi baik. Sehingga dapat menjadi daerah resapan untuk mencegah terjadinya genangan.

"Apalagi Kawasan Pontianak Timur diapit oleh dua sungai besar yakni Sungai Landak dan Sungai Kapuas. Keberadaan saluran dan drainase yang memadai tentu akan mencegah terjadi genangan bila terjadi hujan dan dibarengi air pasang laut," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved