Momen Terjatuhnya Bupati Jarot Winarno Usai Meresmikan Air Minum Pedesaan di Sintang

"Air bersih ini penting, kebutuhan masyarakat, bisa digunakan untuk masak, mandi dan lainnya," ujar Jarot.

IST/Dok.Anwar
Bupati Sintang, Jarot Winarno meresmikan air minum pedesaan di Desa Penekasan, Kecamatan Kelam Permai. Menurut Jarot, sarana dan prasarana air minum pedesaan sangat penting untuk masyarakat, untuk mencukupi kebutuhan air bersih. 

SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno terjatuh ke tanah usai meresmikan air minum pedesaan di Desa Penekasan, Kecamatan Kelam Permai.

Insiden ini cukup menjadi perhatian seluruh peserta dalam acara peresmian tersebut.

Namun tidak mengganggu terhadap rangkaian kegiatan dalam peresmian.

Menurut Jarot, sarana dan prasarana air minum pedesaan sangat penting untuk masyarakat, untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

"Air bersih ini penting, kebutuhan masyarakat, bisa digunakan untuk masak, mandi dan lainnya," ujar Jarot.

Pembangunan sarana air minum pedesaan menurut Jarot bukti pemerintah membangun desa, termasuk di pedalaman
"Ini lah bentuk pembangunan dari pinggiran yang di canangkan pemerintah," ungkapnya.

Menurut Jarot, komunikasi penting dilakukan antara desa dan pemerintah. Apabila komunikasi terjalin dengan baik, maka pemerintah akan membantu membangun desa.

Bupati Jarot Terjatuh Saat Kunjungan Kerja di Desa Panekasan

Jarot meminta, fasilitas yang sudah terbangun dijaga dan dirawat.

"Kalau ada kendala pendistribusian air, komunikasikan dengan desa," pesannya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Sintang Zulkarnaen mengatakan, pembangunan Sarana dan Prasarana Air Minum Pedesaan ini bersumber dari DAK Affirmasi tahun anggaran 2019 dengan jumlah total Rp. 439.453.300 juta rupiah.

Halaman
123
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved