PPDI Mempawah Salurkan Belasan Kursi Roda, Eko: Ini Sumbangan Para Donatur

Selama 4 bulan terakhir atau sejak organisasi ini aktif kembali sudah ada belasan kursi roda yang dibagikan.

PPDI Mempawah Salurkan Belasan Kursi Roda, Eko: Ini Sumbangan Para Donatur
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TRY JULIANSYAH
Kurang lebih 4 bulan kembali aktif, PPDI Kabupaten Mempawah telah salurkan 14 kursi roda bagi penyandang disabilitas Mempawah. 

MEMPAWAH - Perkumpulan Penyandang Disabilitas (PPDI) Kabupaten Mempawah baru saja terbentuk kurang lebih 4 bulan, dimana selama 12 tahun vakum.

Selama 4 bulan tersebut sudah banyak program yang dilakukan di antaranya bantuan kursi roda bagi penyandang disabiliras di Mempawah.

Ketua PPID kabupaten Mempawah, Eko menyampaikan kegiatan seperti ini rutin mereka laksanakan.

Selama 4 bulan terakhir atau sejak organisasi ini aktif kembali sudah ada belasan kursi roda yang dibagikan.

Saling Berbagi, Kompol Jovan Berikan Bantuan Kursi Roda Kepada Penyandang Disabilitas

"Belum lama ini PPDI Mempawah bagikan 3 kursi roda, dalam rangka membantu sesama penyandang disabilitas. Satu diantaranya kepada Sulaiman warga desa antibar yang berusia sekitar 70 tahun karena kecelakaan pada tahun 2009 lalu," ujar Eko.

Ia mengakui sebenarnya dalam memberikan bantuan PPDI juga berdasarkan survey di lapangan. Biasanya menurut dia bantuan akan diberikan kepada penyandang disabilitas di usia produktif, namun sedikit berbeda DENGAN sulaiman.

"Bapak sulaiman ini kaki kirinya tidak bisa berfungsi normal lagi, sebelumnya usaha tahu dan tempe. Karena kecelakaan tersebut usaha nya pun sudah tidak berjalan lagi, karena dia ingin membuka usahanya lagi makanya kita bantu," katanya.

Kemudian bantuan kursi roda juga diberikan kepada Jeremyas warga kelurahan tengah yang berusia 33 tahun, serta Siti, siswi salah satu sekolah dasar di desa parit banjar yang mengalami lumpuh.

"Bantuan yang diberikan ini merupakan sumbangan dari para donatur, Selain bantuan kursi roda PPID kabupaten mempawah juga memberikan bantuan modal usaha kepada anggotanya," katanya lagi.

Eko berharap pemerintah lebih welcome terhadap para penyandang disabilitas, diantaranya dengan melibatkan penyandang disabilitas dalam kegiatan pelatihan kewirausahaan untuk kemandirian.

"Kami harap pemerintah juga bisa bersinergi dan membantu kami, kemudian memberikan kemudahan akses. Sesuai undang-undang nomor 8 tahun 2016 terkait hak hak penyandang disabilitas," pungkas Eko.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved