Human Interest Story

Motor Klotok Penggerak Roda Perekonomian Masyarakat Warga Pinggiran Sungai Kapuas di Sekadau

Ada lebih dari 10 Motor klotok yang setiap harinya beroperasi di atas sungai Kapuas, di kawasan pasar Sekadau.

Motor Klotok Penggerak Roda Perekonomian Masyarakat Warga Pinggiran Sungai Kapuas di Sekadau
Tribunpontianak.co.id/Marpina Sindika Wulandari
Kondisi steher tempat berlabuhnya motor klotok para penambang untuk mengangkut penumpang di kawasan pasar Sekadau, Jumat (14/2/2020) 

SEKADAU - Motor klotok adalah satu diantara moda transportasi yang masih digunakan oleh masyarakat Kabupaten Sekadau.

Tepatnya bagi masyarakat yang ingin berpergian ke wilayah Seberang Kapuas, Madya dan sekitarnya yang masih dalam lingkup Kecamatan Sekadau Hilir.

Ada lebih dari 10 Motor klotok yang setiap harinya beroperasi di atas sungai Kapuas, di kawasan pasar Sekadau.

Motor klotok itu bersandar di steher dengan sang penambang yang siap kapan saja mengangkut penumpang

Satu diantara penambang Motor klotok Alung (39) menyebut untuk biaya satu kali penyebrangan.

Penumpang yang membawa sepeda motor dikenakan Rp 10 ribu, jika penumpang per orangan maka dikenakan Rp 5 ribu.

Resmi Buka Rute Ketapang-Pontianak, Pemda Harap Bus Damri Jadi Pilihan Transportasi Warga

Diketahu Alung sudah membawa motor klotok sejak tahun 2003 hingga saat ini. Dirinya merupakan satu diantara penambang yang menggantungkan hidup dengan pekerjaan tersebut

“Kalau penghasilan memang tidak menentu. Kalau lagi ramai bisa dapat Rp 100 hingga Rp 200 ribu per hari,” kata ayah 2 anak itu.

Dengan hasil yang tidak menentu, Alung biasanya mulai menambang jam pukul 06:00-18:00 WIB

Sementara itu, para penambang ini juga nyatanya berada dalam satu komando. Yakni Jumadi Jon (52)

Halaman
12
Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved