Jabatan Melayang Karena Sindir Jokowi di Facebook, Dosen Unnes juga Singgung Dugaan Plagiasi Rektor

Surat keputusan pembebasan sementara itu bernomor B/167/UN37/HK/2020 yang ditandatangani Rektor Unnes, Prof Dr Fathur Rokhman

Jabatan Melayang Karena Sindir Jokowi di Facebook, Dosen Unnes juga Singgung Dugaan Plagiasi Rektor
TRIBUNNEWS
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

Jabatan Kepala Humas Universitas Negeri Semarang (Unnes), Dr Sucipto Hadi Purnomo melayang setelah sebuah status sindirannya di Facebook terhadap Presiden Jokowi dipersoalkan.

Sucipto kemudian dibebaskan sementara dari tugasnya.

Surat keputusan pembebasan sementara itu bernomor B/167/UN37/HK/2020 yang ditandatangani Rektor Unnes, Prof Dr Fathur Rokhman.

Saat dikonfirmasi Tribunjateng.com, Jumat (14/2/2020) sore, Sucipto menerangkan SK Rektor Unnes yang ditetapkan pada Rabu (12/2/2020).

Ternyata, ia pun baru menerima surat itu pada hari ini, Jumat (14/2/2020) pagi.

Sebelumnya, pada Selasa (11/2/2020), Sucipta sudah dipanggil dan diperiksa oleh tim pemeriksa yang diketuai Wakil Rektor II Unnes, Dr S Martono.

"Pada saat pemeriksaan, ada tiga poin yang dipermasalahkan oleh Tim Pemeriksa Unnes."

"Pertama mengenai postingan di akun facebook saya pada 10 Juni 2019."

"Itu dua bulan setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, yang berbunyi, Penghasilan anak-anak saya menurun drastis pada Lebaran kali ini. Apakah ini efek Jokowi yang terlalu asyik dengan Jan Ethes?," kata Doktor Pendidikan Seni Unnes itu.

Sucipto melanjutkan, yang kedua terkait aktivitasnya sebagai anggota Tim Evaluasi Kinerja Akademik (EKA) Kementerian Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Halaman
123
Editor: Haryanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved