Diskusi Perempuan dan Media Massa, Ajak Dorong Jadi Isu Populer

Sementara pada kenyataannya, perempuan merupakan pembaca terbesar media massa. Karena itu ia mengajak mengembangkan jurnalisme positif.

Diskusi Perempuan dan Media Massa, Ajak Dorong Jadi Isu Populer
TRIBUN PONTIANAK/ NINA SORAYA
Suasana diskusi dalam Workshop Perempuan dan Peran Media, di Sekretariat Jurnalis Perempuan Khatulistiwa (JPK) Pontianak, Jumat (14/2/2020). 

PONTIANAK - Jurnalis Perempuan Khatulistiwa (JPK)  bersama bersama Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara dan Citradaya Nita Pontianak mengadakan Workshop Perempuan dan Media, Jumat (14/2/2020).

Kegiatan ini dihadiri beberapa aktivis perempuan dan para jurnalis.

Workshop ini mengajak jurnalis perempuan yang ada di Kalimantan Barat untuk mengangkat isu positif tentang perempuan menjadi berita populer di masyarakat pembaca media massa.

Apresiasi MIN Sanggau Gelar Market Day, Abang Indra: Berharap Kegiatan Ini Berkelanjutan

BEI Target 75 Emiten Baru, Taufan: 1 Perusahaan di Kalbar Siap Go Publik 

Pembicara praktisi media yakni Leo Prima yang mengatakan perspektif media terkait isu-isu perempuan  cenderung mengedepankan tentang kekerasan serta sering terjadi kesenjangan. 

"Fungsi media massa adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat, namun perempuan cenderung masih digunakan sebagai objek dalam media,” kata Leo, yang juga sebagai dosen Ilmu Komunikasi Universitas Tanjungpura. 

Menurutnya, paradigma media masih menganggap isu terkait laki-laki masih penting.

Padahal kaum perempuan justru lebih banyak isu yang bisa diangkat.

BREAKING NEWS - Geger, 37 Siswa SD Negeri di Sanggau Silet Tangan Sendiri

Aldora Helsa Goewyn Wakili Indonesia Miss Word Chinese di Malaysia 

“Sebanyak 60 persen pengguna media sosial adalah perempuan. Mereka mengakses sosmed secara implusif maupun kompulsif,” ujar Leo.

Sementara pada kenyataannya, perempuan merupakan pembaca terbesar media massa. Karena itu ia mengajak mengembangkan jurnalisme positif.

"Dahulu bad news is a good news. Sekarang bagaimana kita mengembangkan good news is a good news," katanya.

Halaman
12
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved