Bupati Sambas Terima Rombongan Unicef di Puskesmas Sebawi

Untuk diketahui, kedatangan rombongan Unicef itu dalam rangka kunjungan program EPI dan VPD

Bupati Sambas Terima Rombongan Unicef di Puskesmas Sebawi
IST/Dok.Protokol dan komunikasi pimpinan
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili saat menerima kedatangan rombongan Unicef di Puskesmas Sebawi. 

SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, menerima kedatangan rombongan tim dari Unicef dan Kementerian Kesehatan RI di Puskesmas sebawi Kabupaten Sambas, Kamis (13/2).

Untuk diketahui, kedatangan rombongan Unicef itu dalam rangka kunjungan program EPI dan VPD sekaligus menyerahkan sertifikat penghargaan bagi Desa-desa di Kecamatan Sebawi yang telah mengikuti imunisasi lengkap.

Bupati sambas dalam sambutannya mengatakan sangat bangga dan bahagia karena telah dikunjungi oleh tim dari WHO dan Unicef.

"Posisi dan kondisi masyarakat kami tentu dengan segala kekurangan sebagaimana yang kita ketahui bahwa Kabupaten Sambas masih memiliki 3 desa yang sangat tertinggal tentu ini butuh perhatian serius dari pemerintah apalagi di bidang kesehatan," ujarnya, Jum'at (14/2/2020).

Atbah Fokus Tiga Hal Bila Terpilih Kembali Jadi Bupati Sambas

Ia menuturkan, saat ini pemerintah begitu konsen dan perhatian terhadap desa baik itu dari segi kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Karenanya, pemerintah telah memberikan dana Kepada Desa untuk di kelola dengan baik.

"Dengan hadirnya dana desa diharapkan dapat membantu untuk memajukan pembangunan Desa sehingga dalam waktu dekat tidak ada lagi Desa sangat tertinggal terutama di Kabupaten Sambas," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Atbah juga menyampaikan tentang isu yang sangat sentral saat ini yaitu virus corona. Oleh karenanya, pemerintah Kabupaten begitu konsen, karena mengingat Sambas berada di daerah perbatasan.

"Sambas yang merupakan daerah perbatasan yang memungkinkan untuk tamu-tamu dari luar negeri masuk ke wilayah Kabupaten Sambas," katanya.

"Jadi sudah kita antisipasi sehingga sampai saat ini tidak ada yang terjangkit virus corona dan kita berharap hal-hal yang tidak di inginkan itu tidak terjadi di Kabupaten Sambas," tutupnya.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved