BPH Migas Minta Dukungan Gubernur untuk Rencana Gas Murah di Kalbar

Dulu, hal ini dianggap jarak terlalu jauh dengan beberapa kendala lainnya meski hal ini telah masuk dalam RPJMN Presiden Joko Widodo

BPH Migas Minta Dukungan Gubernur untuk Rencana Gas Murah di Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa. 

PONTIANAK - Percepatan pembangunan terkait kawasan Pulau Kalimantan yang digadang-gadang akan menjadi ibu kota negara terus dijajaki oleh pemerintah Pusat.

Dalam hal ini Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa bersama pihak terkait melakukan silaturahim dengan Pemerintah Provinsi Kalbar dan diterima langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji didampingi Plt Kadis ESDM Syarif Kamaruzzaman dan Perusda di Pendopo Gubernur, Jumat (14/2/2020).

Kepala BPH Migas bersama rombongan melakukan silaturahmi dan mereka meminta dukungan terkait akan membuat gas murah di Kalbar melalui pipanisasi trans Kalimantan selain juga dalam rangka menyambut ibukota negara.

Assistant II Pemprov Kalbar , Syarif Kamaruzzaman mengatakan bahwa sebelumnya wacana akan dibuatnya gas murah ini belum direspon oleh Mentri ESDM karena beberapa hal.

"Dulu hal ini dianggap jarak terlalu jauh dengan beberapa kendala lainnya meski hal ini telah masuk dalam RPJMN Presiden Joko Widodo," jelas Kamaruzzaman.

Prihatin Puluhan Murid SD Silet Tangan, DPRD Dorong Instansi Terkait Ambil Langkah

Syarif Kamaruzzaman kembali mengatakan usai silaturahim dengan Gubernur Kalbar Sutarmidji menyatakan dukungan atas percepatan pembangunan tersebut dan akan menjadikan hal itu sebagai tema di Musrembang Regional serta menjadi rekomendasi dukungan Gubernur se-Kalimantan yang akan disampaikan pada 19 Februari mendatang di Kota Pontianak.

"Dijadikan rekomendasi bahwa karena telah masuk dalam RPJMN maka akan disampaikan pada Musrembang Regional Kalimantan dan insha Allah pada 19 nanti Mentri ESDM akan hadir," jelasnya.

Kembali dikatakan Syarif Kamaruzzaman bahwa Gubernur selain mendukung juga akan merekomendasikan rencana membuat gas murah ini saat Musrembang nanti karena diperkirakan Gubernur se-Kalimantan akan hadir termasuk narasumber adalah Mentri ESDM, Arifin Tasrif.

"Karena menurut Gubernur Kalbar gas murah ini terkait dengan pembangunan pelabuhan International Kijing termasuk untuk masyarakat pada umumnya sehingga sangat bermanfaat," tuturnya.

Iapun mengharapkan seluruh pihak dapat mendukung percepatan pembangunan ini dengan keyakinan Gubernur Kalbar bersama Gubernur lainnya yang ada di Pulau Kalimantan akan membangun Kalimantan kearah yang lebih baik lagi dari saat ini.

"Demi percepatan pembangunan tentu semua pihak harus saling mendukung," pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved