Ketua Komisi V DPR RI Lasarus Minta Masyarakat Bersyukur: Agama Apapun Diurus Pemerintah
Selama ini kata Lasarus, anak-anak calon pastor yang belajar di Seminari tidak punya asrama.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Madrosid
SINTANG - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menyebut rumah susun Seminari Menengah Santo Yohanes Maria Vianney Keuskupan Sintang mempunyai manfaat yang luar biasa untuk para calon imam umat Katolik.
Selama ini kata Lasarus, anak-anak calon pastor yang belajar di Seminari tidak punya asrama.
Sehingga, tinggkat kegagalan menjadi calon pastor banyak yang gagal.
"Dengan hadirnya rusun ini tentu sebuah berkat luas biasa. Bangunan ini manfaatnya luar biasa. Karena mereka tinggal di luar, tingkat kegagalan untuk menjadi imam tinggi, mungkin gondaaan banyak diluar," ujar Lasarus.
Rumah susun seminari menengah Santo Yohanes Maria Vianney, Keuskupan Sintang dibangun pada tahun 2019 dengan biaya Rp 13,05 miliar rupiah.
• Lasarus Ketua Komisi V DPR RI Putar Video Air Terjun Nohkan Nayan di Depan Mentri Basuki
Lasarus berharap, dengan hadirnya rumah susun seminari meningkatkan prosentase siswa yang akan menjadi imam Katolik di Sintang.
"Karena memang umat katolik banyak di Sintang, tapi imamnya sedikit. Untuk bisa jadi pastor tidak mudah. Ini barang kali, banyak membantu,"ujarnya.
Selain rumah susun seminar, Kementrian PUPR juga membangun Rusun Yayasa Kabar Senang, STT Immanuel Sintang dengan kapasitas 162 mahasiwa dibangun tahun 2019 dengan biaya Rp 12,9 miliar.
Kemudian rumah susun RSUD Rujukan Ade M Djoen dibangun tahun 2018 dengan tiga lantai dengan biaya 12,3 miliar.
Terkahir, rumah susun pondok pesantren Agropolitan Nurul Ma'arif, kapasitas 108 santri biaya Rp 9,6 milyar.
"Ini semua berkat sinergi yang baik, antara daerah dan pusat. Masyarakat Sintang harus bersyukur, agama apapun diurus oleh pemerintah," ungkap Legislator PDIP.
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kunjungan-menteri-pupr.jpg)