Khazanah Islam

Hukum Ganti Kelamin Menurut Ustadz Abdul Somad dan Fatwa MUI

Fatwa tentang Penggantian dan Penyempurnaan Jenis Kelamin itu secara hukum menyebutkan sebagai berikut :

Youtube Ustadz Abdul Somad Official
Ustadz Abdul Somad (UAS) 

Ustadz Abdul Somad menegaskan, seorang laki-laki yang lahir dengan kelamin satu, maka tidak boleh dibuangnya.

Namun jika dia seorang khuntsa, atau memiliki dua kelamin.

"Satu kelamin laki-laki dan satu kelamin perempuan. Memang ada kesalahan genetika.

Tapi setelah akil baligh, tumbuh buah dadanya dan kelamin laki-laki tak bisa berfungsi, itu boleh dipotong.

Atau sebaliknya. Setelah dia dewasa, ternyata dia tak condong ke perempuan, tapi lebih ke laki-laki.

"Maka boleh dibuang kelamin perempuannya. Ini namanya khuntsa. Dalam bab Figh ada dibahas," kata Ustadz Abdul Somad.

Majelis Ulama Indonesia juga sudah mengeluarkan fatwa terkait pergantian dan penyempurnaan jenis kelamin.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam, dalam keterangannya sudah menjelaskan hal itu seperti dikutip dari Tribunnews.

Bagaimana MUI memandang isu publik tersebut?

Berikut petikan rilis MUI :

Halaman
123
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved