Mahfud MD Sebut Veronica Koman Seorang Pengingkar Janji dan Anti-Indonesia

Ia sudah diberi beasiswa LPDP oleh pemerintah untuk kuliah di Australia, namun tak pernah kembali lagi ke tanah air.

Mahfud MD Sebut Veronica Koman Seorang Pengingkar Janji dan Anti-Indonesia
(ABC.net.au / ABC TV: THE WORLD)
Veronica Koman ketika di wawancara media Australia, ABC, pada Kamis (3/10/2019) malam. 

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebut pengacara hak asasi manusia Veronica Koman punya utang kepada Indonesia.

Sebab, ia sudah diberi beasiswa LPDP oleh pemerintah untuk kuliah di Australia, namun tak pernah kembali lagi ke tanah air.

"Veronica Koman itu adalah seorang pengingkar janji terhadap pemerintah RI, karena dia bersekolah, mendapat beasiswa dari Indonesia, dan tidak kembali," kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

"Artinya secara hukum, dia punya utang terhadap Indonesia meskipun bentuknya beasiswa. Karena dia punya kontrak di sini," sambung Mahfud.

Diwawancara Media Australia, Veronica Koman: Keluarga Diintimidasi, Orangtua Saya Dua Kali Menangis

Mahfud justru menyesalkan sikap Veronica yang kini dinilainya kerap menjelekkan Indonesia lewat isu HAM di Papua.

"Veronica Koman itu adalah seorang yang selalu menjelek-jelekkan Indonesia dan anti Indonesia, selalu Papua," ujarnya.

Terakhir, Veronica Koman mengklaim timnya berhasil menyerahkan dokumen kepada Presiden Jokowi yang berisi data 57 tahanan politik serta 243 korban sipil yang tewas di Nduga, Papua, sejak Desember 2018.

Mahfud menganggap dokumen tersebut hanya sampah saja.

Saat ditanya kembali apakah pemerintah akan menjadikan dokumen dari Veronica itu sebagai bahan masukan, Mahfud menegaskan, tak ada yang istimewa dari dokumen tersebut.

"Kalau orang menyerahkan surat seperti itu, itu banyak setiap hari menyerahkan surat, kok mau diistimewakan gitu?" ujarnya.

Mahfud MD Bongkar Modus Polisi Ceraikan Istri saat Jelaskan Industri Hukum di Indonesia

Halaman
123
Editor: Haryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved