Breaking News:

Dugaan Tipikor Suryadman Gidot

4 Saksi Ungkap Fakta Baru Kasus Gidot

Fakta baru yang terkuak ini terkait Pokir (pokok pikiran), dan akan kami laporkan ke penyidik untuk didalami

Penulis: Ferryanto | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ FEREYANTO
Aleksius dan Suryadman Gidot saat keluar ruang persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor Pontianak. Selasa (11/2/2020) 

"Itu di benarkan, dan nanti kita pertimbangan dalam surat tuntutan,"ungkap Feby.

Kemudian, dari hasil Pemeriksaan saksi juga terungkap bahwa ada penambahan nilai pada APBD-P Bengkayang di luar mekanisme.

"Benar ada penambahan, dari beberapa saksi, dan saksi dari Heri Pitriadi menyatakan bahwa penambahan tersebut ada tetapi di luar mekanisme penambah APBD yang sudah di tetapkan oleh tim PUPR sendiri, jadi tim PUPR sendiri membuat penambahan APBD itu hanya pada tanggal 29 Agustus 2019, yang jumlahnya hanya Rp 12 miliar lebih, tiba - tiba pada tanggal 30 ditetapkan jadi 20 milyar lebih, sehingga perhitungan penambahan sekitar Rp 7,4 miliar, yang menurut saksi Heri itu adalah hal yang dia tidak tau datangnya dari mana, dan saat dia tanya ke saksi Marsindi bahwa itu adalah kebijakan dari Bupati itu sendiri,"papar Feby.

"Untuk Dinas Pendidikan sudah jelas juga, kemarin ada penambahan 6 milyar, tetapi tidak di laksanakan, dan itu sama dengan PUPR, tidak dilaksanakan, karena saksi - saksi takut untuk melaksanakannya, karena takut sudah OTT KPK duluan," pungkas Feby.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved