Buka Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Karolin: Sebagai Pondasi Bangsa dan Negara

Saya sangat mendukung sosialisasi ini untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada seluruh masyarakat

Buka Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Karolin: Sebagai Pondasi Bangsa dan Negara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFON PARDOSI
Bupati Landak, Karolin buka acara sosialisasi 4 pilar 

LANDAK - Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa secara Langsung membuka Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika) sekaligus menyampaikan materi kepada peserta yang hadir, di Aula Kantor Kecamatan Sengah Temila pada Sabtu (8/2/2020).

Hadir dalam sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini Anggota MPR RI Drs Cornelis MH Sebagai narasumber dan pemateri, Ketua DPRD Landak, Sekda Landak, Camat Sengah Temila, Kapolsek Sengah Temila, Tokoh Adat dan Tokoh masyarakat.

Pada kesempatan ini Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa menyampikan bahwa  sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini sangat penting untuk di sosialisasikan kepada seluruh masyarakat, apalagi langsung dari anggota MPR RI yang mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan ini.

"Semakin kita sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan ini, kita harapkan situasi kita menjadi semakin baik di kabupaten Landak ini dengan selalu menjadi masyarakat yang penuh dengan kebersamaan," tukas Karolin.

Sosilisasi 4 Pilar Kebangsaan Penting Bagi Kader Muhammadiyah, Pelajar dan Mahasiswa

Ia juga menjelaskan bahwa kata kalimat Semangat itu disusun dalam bentuk bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan Bhineka Tunggal Ika, ke 4 Pilar ini menjadi pedoman hidup yang berada di Negara Kebangsaan Indonesia ini.

"Tanpa 4 Pilar Kebangsaan itu kita tetap akan hidup, tetapi itu hanya hidup sebagai manusia dan jika hidup sebagai suatu bangsa tanpa ke 4 Pilar Kebangsaan tersebut, belum tentu bisa kita hidup, Karena 4 Pilar Kebangsaan ini yang menjadi pondasi atau kekuatan kita untuk bangsa dan bernegara," jelas Karolin.

Bupati Landak juga mengucapkan terima kasih kepada Anggota MPR RI yang turun langsung memberikan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini kepada masyarakat Kabupaten Landak.

"Saya ucapkan terima kasih Kepada Anggota MPR RI yang turun Langsung memberikan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini. Saya sangat mendukung sosialisasi ini untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada seluruh masyarakat," tutup Karolin.

Bukan Kepentingan Pribadi

Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Drs. Cornelis MH yang juga merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi II Dapil Kalimantan Barat  melakukan kunjungan kerjanya di Kabupaten Landak.
Kunjungan kerja ini dalam rangka melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat di Kecamatan Sengah Temila.
Acara sosialisasi yang digelar di aula kantor Kecamatan Sengah Temila itu dihadiri oleh Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, Ketua DPRD Landak, Sekda Landak, Forkopimcam dan ratusan masyarakat Kecamatan Sengah Temila dari berbagai kalangan.
Masyarakat tampak antusias memenuhi Aula kantor Kecamatan Sengah Temila untuk mendapatkan pemahaman mengenai pilar-pilar kebangsaan yang disampaikan oleh mantan Bupati Landak dan Gubernur Kalbar dua periode tersebut.
Drs Cornelis SH MH Sosialisasi 4 pilar di Kecamatan Sengah Temila
Drs Cornelis SH MH Sosialisasi 4 pilar di Kecamatan Sengah Temila 
Cornelis MH mengatakan 4 Pilar Kebangsaan ini terdiri dari Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kestuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika.
"Ke 4 Pilar Kebangsaan ini, yang menjadi pondasi kita untuk berbangsa dan bernegara, tetapi masih banyak masyarakat yang belum mengetahui apa itu 4 Pilar Kebangsaan dan bagaimana cara untuk pengamalannya di Negara ini, maka dari itu Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini perlu kita adakan, untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat luas, Karena masih banyak kelompok-kelompok yang ingin merubah ideologi Pancasila ini," jelas Cornelis.
Indonesia merupakan suatu wilayah yang berbangsa dan bernegara ini harus ada ideologinya sambung Cornelis, sebagai warga negara atau pun sebagai penyelengara pemerintah baik itu Gubernur, Bupati, Pegawai negeri sipil, Camat, Kepala Desa, Kapolsek, Koramil atau pun sebagainya, itu bekerja berdasarkan undang-undang, berdasarkan ideologi Pancasila, jangan tidak berprikemanusiaan dalam menjalankan tugas.
"Masyarakat itu terdiri dari bermacam suku bangsa dan agama, Maka dari itu sebagi pemimpin daerah atau negara ini dan masyarakat harus paham, untuk memahami itu semua harus paham pengamalan Bhineka Tunggal Ika ini, kita negara hukum harus berdasarkan Undang-undang Dasar, untuk melaksanakan selanjutnya ada lagi Undang-undangnya, turunanya adalah peraturan pemerintah," ujar Cornelis.
Cornelis juga berpesan kepada siswa-siswi SMA yang menghadiri sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini harus lebih paham dan mengerti apa itu 4 Pilar Kebangsaan,.
Setelah mengikuti sosialisasi ini harus bisa sampaikan kepada teman-teman atau masyarakat yang belum memahami dan mengerti 4 Pilar Kebangsaan ini.
"Kalian lah yang akan menjadi generasi kami selanjutnya untuk melanjutkan kehidupan berbangsa dan bernegara ini. Kkami yang sudah memasuki umur senja ini, mengharapkan kalian lebih baik lagi dari kami dan bisa menjadi penerus bangsa ini, tetapi dengan usia senja ini saya akan terus berbuat untuk kepentingan bangsa dan negara, kepentingan rakyat bukan kepentingan pribadi," seru Cornelis.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved