Jajaran Direksi Perusda Aneka Usaha Kalbar Terus Lakukan Pembenahan
Pada masa pemerintahan Gubernur Usman Ja'far cikal bakal berdirinya perusda merupakan gabungan
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Madrosid
PONTIANAK - Jajaran Dewan Direksi Perusda Aneka Usaha saat ini tengah fokus bekerja untuk menyusun sejumlah kegiatan usaha untuk menggerakkan perekonomian daerah serta investasi di daerah Khususnya di Provinsi Kalbar.
Direktur Utama PERUSDA Aneka Usaha Kalbar H. Syariful Hamzah Nauli mengatakan bahwa saat ini seluruh jajarannya terus melakukan langkah pembenahan baik secara organisasi, manajemen hingga pengamanan aset serta piutang.
Pada masa pemerintahan Gubernur Usman Ja'far cikal bakal berdirinya perusda merupakan gabungan dari tiga unit usaha di antaranya Kapuas Dharma, Khatulistiwa dan Mandau Dharma.
Pasca penggabungan perusahaan tersebut, Perusda yang juga berubah nama menjadi Perusda Aneka Usaha mendapatkan modal dasar sebesar Rp 50 milyar rupiah dari APBD.
• Total Piutang Tak Tertagih Perusda Aneka Usaha Kalbar Capai Rp 6 Miliar
Kendati demikian, anggaran sebesar Rp 50 miliar tersebut tidak diberikan secara keseluruhan, akan tetapi proses keluarnya anggaran tersebut baru bisa dilakukan dengan dasar adanya rencana strategis atau bisnis plan yang akan dilakukan dari masing-masing dewan direksi perusda.
"Modal 50 milyar rupiah tersebut didapatkan berdasarkan peraturan daerah," ujarnya.
Ia memaparkan bahwa saat ini penggunaan modal tersebut sudah mencapai lebih dari 49,9 milyar rupiah. Sehingga pada tahun ini akan diterbitkan perda baru untuk memperbaharui perda aneka usaha sebelumnya.
Didalam Perda tersebut nanti juga akan perganrtiam nama Perusda menjadi Perumda.
"Dari perda tersebut akan diketahui modal dasar yang akan diberikan ke perusda," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kantor-perusahaan-daerah-perusda-aneka-usaha_20171101_132122.jpg)