Kenaikan Harga Sayuran Picu Inflasi Januari

komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Januari 2020 adalah cabai rawit, sawi hijau, ikan kembung, minyak goreng, cumi-cumi, bawang merah,

Kenaikan Harga Sayuran Picu Inflasi Januari
TRIBUN PONTIANAK/ NINA SORAYA
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar, Moh Wahyu Yulianto, membacakan berita resmi statistik di Kantor BPS Kalbar, Senin (3/2/2020).

PONTIANAK  - Pada Januari 2020 di Kalimantan Barat (Gabungan 3 kota yakni Sintang, Kota Pontianak dan Singkawang) terjadi inflasi sebesar 0,76 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 104,65.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar, Moh Wahyu Yulianto, menjelaskan inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada tujuh kelompok pengeluaran.

KRONOLOGI Polres Ungkap Jaringan Internasional Sabu 1,49 Kg hingga Pemusnahan, Masih Kejar Pemilik

Kematian Terus Bertambah, Obat Flu dan HIV Digunakan Untuk Mengobati Pasien Terinfeksi Virus Corona

Edi Kamtono: Karya Bakti TNI Bantu Percepat Pembangun‎an

Dia menjelaskan kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks dari yang tertinggi yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,64 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,59 persen.;

Selanjutnya, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga berkontribusi sebesar 0,18 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,14 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,11 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,07 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,04 persen.

"Sedangkan empat kelompok pengeluaran lainnya mengalami penurunan indeks dari yang tertinggi yaitu kelompok transportasi sebesar 1,04 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,62 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,09 persen; dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,05 persen," jelas Wahyu, Senin (3/2/2020).

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Januari 2020 adalah cabai rawit, sawi hijau, ikan kembung, minyak goreng, cumi-cumi, bawang merah, ketimun, bayam, tomat, dan kacang panjang.

Sedangkan beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada Januari 2020 adalah tarif angkutan udara, daging ayam ras, ikan tongkol, obat dengan resep, wortel, bensin, ikan tenggiri, ayam hidup, ikan patin, dan semangka.

“Kita sudah lihat komoditas-komoditas apa saja yang menjadi pemicunya. Ini harus tetap kita perhatikan, tetap kita jaga agar tidak berlanjut naik di periode-periode sebelumnya. Karena inflasi ini terbentuk bukan hanya bulanan saja tetapi biasanya dia seri selama satu tahun, makanya kita harapannya bersinergi dengan OPD dan kita juga memberikan informasi kepada pemerintah daerah, apa-apa saja yang perlu diwaspadai dalam menjaga inflasi kita pada level yang rendah,” kata Wahyu.

Sementara itu tingkat inflasi tahun kalender Januari 2020 sebesar 0,76 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Januari 2020 terhadap Januari 2019) sebesar 2,77 persen.

Berdasarkan nilai konsumsi hasil SPH untuk diagram timbang memang beberapa komditas itu konsumsinya tinggi seperti beras, cabe, tomat memang banyak dikonsumsi, sehingga apabila tidak dijaga, maka kenaikan tinggi dengan konsumsi tinggi akan menyebabkan inflasi yang tinggi.

Halaman
123
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved