Kecelakaan Maut

Terkait Insiden di Danau Kandung Suli, DPRD Sarankan Pasang Rambu-rambu Lalulintas Air

Setidaknya mengingatkan masyarakat harus tetap waspada dan berhati-hati setiap mengendarai kendaraan di sungai

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Petugas dan masyarakat sedang mencari korban tenggelam di Danau Kandung Suli wilayah Desa Piasak Kecamatan Selimbau, Selasa (28/1/2020). 

KAPUAS HULU -  Pasca kecelakaan speed 18 PH, yang memakan korban jiwa (meninggal dunia) di Danau Kandung Suli Desa Piasak Hilir Kecamatan Selimbau, Anggota DPRD Kapuas Hulu dapil Kapuas Hulu 3 dari Partai Demokrat, Willy Munandar mengucapkan belasungkawa untuk keluarga korban yang ditinggalkan.

"Semoga almarhum korban ditempatkan husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan tetap sabar dan ikhlas. Insyaallah, semuanya ada hikmah dibalik kejadiannya," ujar Willy Munandar, Minggu (2/2/2020).

Atas kejadian tersebut, setiap pintas atau anak sungai di sungai Kapuas, harus dipasang rambu-rambu lalulintas air. Karena sering dilewati oleh masyarakat di pesisir sungai Kapuas dan danau itu sendiri.

Pasca Kecelakaan di Danau Kandung Suli, Ini Himbauan Tagana Kapuas Hulu

"Dimana setiap anak sungai, danau dan titik lainnya sangat rawan akan terjadi kecelakaan lalulintas air. Maka perlu harus dipasang rambu-rambu lalulintas air. Setidaknya mengingatkan masyarakat harus tetap waspada dan berhati-hati setiap mengendarai kendaraan di sungai," ucap Willy Munandar.

Selain itu juga Willy Munandar meminta Pemerintah agar memasang lampu-lampu tenaga Surya di setiap pintas atau anak sungai.

"Kalau perlu pasang lampu mercusuar di danau dan sungai, sebagai penanda alur sungai, supaya tidak ada lagi yang sesaat di jalur, terutama di danau Sentarum," ujar Willy Munandar.

Politisi Partai Demokrat itu juga meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, agar bekerja sama dengan pihak keamanan, untuk rutin memberikan penyuluhan kepada masyarakat selalu berhati - hati dalam berkendaraan sungai.

"Utamakan keselamatan dalam setiap mengendarai kendaraan di sungai," tukas Willy Munandar.

Imbau Berhati-hati

Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, baik sedang mengendarai kendaraan di darat maupun air atau sungai, agar tetap selalu berhati-hati.

"Memang yang namanya musibah tidak bisa kita hindarkan, tapi paling tidak kewaspadaan dan kehati-hatian harus diutamakan dalam mengendarai kendaraan, baik di darat maupun air," ujar Nasir, Minggu (2/2/2020).

Nasir juga mengakui, sudah banyak warga Kapuas Hulu yang meninggal dunia karena kecelakaan baik di sungai maupun danau. "Ini semua akibat dari berbagaimacam faktor, sehingga timbul kecelakaan dan sebagainya," tambah Nasir.

Direktur RSUD Abdul Azis Singkawang Benarkan Surat Edaran Penggunaan Masker untuk Pegawai

Maka dari itu, Nasir mengingatkan ketika mengendarai kendaraan di sungai atau danau, utamakan keselamatan.

Jangan maksa keadaan atau terlalu laju baik melewati anak sungai (pintas) maupun daerah danau.

"Kita tau bersama bahwa, sudah banyak masyarakat Kapuas Hulu meninggal dunia dan masih selamat kecelakaan speed di sungai maupun daerah danau. Diharapkan utamakan kehati-hatian dan kewaspadaan setiap melaksanakan segala aktivitas," ungkap Nasir.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved