Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDIP Terentang Dikukuhkan

Agus menyampaikan kepada pengurus ranting dan anak ranting bahwa tugas yang mereka emban nantinya tidaklah mudah.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/PDI Perjuangan
Suasana saat Pengurus ranting dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya masa bakti 2020-2025 resmi dikukuhkan, Minggu (02/02/2020). 

KUBU RAYA - Pengurus ranting dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya masa bakti 2020-2025 resmi dikukuhkan, Minggu (02/02/2020).

Prosesi pengukuhan ditandai dengan pengucapan janji jabatan yang dipimpin oleh Ketua DPC Kabupaten Kubu Raya Agus Sudarmansyah dan Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat Sujiwo.

"Ini kita lakukan dalam rangka proses konsolidasi. Agenda ini penting karena hasil Kongres dan Rakernas PDI Perjuangan memandatkan supaya DPC se-Indonesia menyelesaikan konsolidasi, dalam hal ini pembentukan ranting dan anak ranting, paling lambat pada bulan Februari," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kubu Raya Agus Sudarmansyah di Dusun Sido Mukti, Desa Sungai Radak Satu, Kecamatan Terentang.

Dalam kesempatan itu, Agus menyampaikan kepada pengurus ranting dan anak ranting bahwa tugas yang mereka emban nantinya tidaklah mudah.

Formulir Balon Bupati Sudah Sampai DPP, PDIP Sekadau Tunggu Saat Deklarasi

Menjadi pengurus PDI Perjuangan, kata Agus, artinya siap menaati dan setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Tidak cuma itu, pengurus PDI Perjuangan juga wajib mematuhi Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Piagam dan Program Perjuangan dan ketentuan partai lainnya.

"PDI Perjuangan telah mengikrarkan diri menjadi partai pelopor. Karenanya, kader-kader dan pengurus hingga ke tingkat terbawah harus benar-benar disiplin terhadap ideologi dan segala peraturan partai," tukasnya.

Agus melanjutkan bahwa tugas lainnya yang juga mesti dikerjakan oleh pengurus ranting dan anak ranting ialah mempertahankan ideologi Pancasila.

Ia bahkan mewajibkan jajarannya untuk menyosialisasikan kepada masyarakat luas tentang kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan tidak boleh lagi ada perdebatan mengenai hal tersebut.

"Munculnya disintegrasi bangsa karena ideologi selain Pancasila mulai masuk ke tanah air. Karena itu, tugas kita sebagai kader dan pengurus partai adalah mempertahankan ideologi Pancasila.

Halaman
123
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved