Korban Gigitan Ular

Kekhawatiran Panji Petualang King Kobra 'Garaga' Dilepas, Buntut King Kobra Maut di Kalbar

Panji lantas mengungkapkan pilihannya Garaga dilepas jika anak-anak mengetahui Garaga sudah dilepas harapannya tidak akan meniru lagi.

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
Kolase/Instagram @panjipetualang_real/ Facebook @anokta bertus
Kekhawatiran Panji Petualang King Kobra 'Garaga' Dilepas, Buntut King Kobra Maut di Kalbar 

Mendengar hal tersebut, Inoen yang tampak bingung mengungkapkan jika pilihan tersebut bukanlah yang terbaik.

"Gak bisa gitu, karena Garaga itu kan viral dan ikon juga di Indonesia, yang salah ya orang-orangnya kan sudah dibilang divideonya kalau bukan untuk ditiru, kenapa gak didenger ya"ujarnya.

Panji lantas mengungkapkan meski sulit, mereka selalu mengutamakan peringatan keamanan (safety) di video walaupun menyadari adegan yang mereka lakukan adalah berbahaya.

Panji menyebut banyak konten atau adegan berbahaya diluar lainnya yang tidak serta merta menyalahkan pemeran.

"Kalaupun itu kesalahan saya, ya udah saya terima, karena bagaimanapun ada peluang saya salah karena membuat anak kecil terobsesi,"ujarnya

Padahal dichanel YouTube mereka juga telah dibatasi untuk siapa saja yang bisa menonton terutama bukan untuk anak-anak atau dibawah umur.

"Tapi tetap aja ada anak kecil yang mengakses lewat youtube orangtua, hpnya orangtua, email yang dituakan, warnet dan macem-macem, jadi gak bisalah kalau gak ada peran orangtua ga ada dalam peran aktifnya buat ngawasin anaknya tetap anak akan terobsesi bermain dengan ular liar walaupun tidak meniru panji sekalipun,"ujarnya.

Panji juga berharap pelapasan Garaga akan menjadi tamparan bahwa apa yang dilakukannya bersam arekannya Dede Inoen, Rizky dan kreator satwa lainnya lakukan yang berinteraksi dengan hewan berbahaya bukan untuk ditiru.

Inoen lantas menanyakan keseriusan Panji untuk melepas Garaga.

King Kobra dan Ular Kobra Ternyata Ada Bedanya, Aspera Tanggapi Tewasnya Pawang Ular di Kalbar

"Trus rencana mau dirilis juga,"ujarnya.

Panji mengatakan tetap akan melepas Garaga hanya saja untuk lokasinya di sekitar Purwakarta tidak ada lagi spot yang pas.

"Cianjur juga gak ada, gak ada lagi, banyak perumahan"timpal Inoen.

"Kalo alam masih banyak hutan, cuman sudah jadi tempat wisata, susah juga,"ujar Rizky.

Inoen menambahkan khawatirnya jika dilepaskan, nanti Garaga malah dibunuh.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved