Hikman Sudirman Harap Halaman Betang Tampun Juah Ditata dan Dibuat Dua Ruas Jalan

Menurut Hikman, kedepan diharapkan dibangun dua ruas jalan agar memudahkan mobilisasi ketika ada kegiatan gawai dayak.

TRIBUNPONTIANAK/AGUS PUJIANTO
Betang Tampun Juah: Seperti inilah rumah betang tampun juah tampak dari depan. Bangunan ini dibangun selama 4 tahap dengan dana 11 miliar. 

SINTANG - Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman berharap halaman rumah betang Tampun Juah mendapat perhatian khusus, terutama penataan halaman.

Menurut Hikman, ke depan diharapkan dibangun dua ruas jalan agar memudahkan mobilisasi ketika ada kegiatan gawai dayak.

"Jalan masuk harus dibuat dua jalur. Agar ketika ada gawai, mobilisasi masyarakat mudah. Begitu pula dengan kendaraan," ujar Hikman.

Selain itu, Hikman juga berharap luas tanah kembali diukur, bila perlu ditambah supaya dapat menampung banyak orang ketika ada pesta gawai.

Tepis Isu Pembangunan Rumah Betang Mandek, Komisi B Sidak Pembangunan Betang Tampun Juah

Saat ini, kata Hikman progres pembangunan Betang Tampun Juah sudah 98 persen.

Tinggal pemasangan deck, tangga, dan penataan halaman.

Hikman juga menepis rumor yang beredar bahwa tidak benar jika pembangunan rumah adat ini berjalan di tempat.

Selain itu, anggarannya juga tidak sampai Rp 20 miliar seperti yang menjadi gosip selama ini.

"Betang ini dibangun empat tahap. Dananya Rp 11 miliar. Tahun ini selesai. Mudah mudahan tahun ini gawai dayak bisa dilaksanakan di sini," ujar Hikman.

Telan Biaya Rp 11,5 Miliar

Halaman
12
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved