Antisipasi Virus Corona Masuk Sintang, Bupati Jarot: Saya Instruksikan Deteksi Terbatas

Jarot memastikan hingga saat ini belum ada virus corona di Kabupaten Sintang, termasuk di Indonesia.

Antisipasi Virus Corona Masuk Sintang, Bupati Jarot: Saya Instruksikan Deteksi Terbatas
Tribunpontianak.co.id/Agus Pujianto
Jarot Winarno, Bupati Sintang 

SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno juga memastikan memastikan Fitri Ariyesti, mahasiswi asal Sintang yang berkuliah di Universitas of Science and Technology of China yang baru tiba di Sintang aman dari virus corona.

Bahkan, Fitri langsung menghubungi Jarot melalui pesan singkat.

“Mahasiswa sintang yang kuliah di China kirim pesan ke saya, isinya ‘Bapak saya baru pulang dari china, evakuasi diri dini sebelum evakuasi pemerintah china. Puji syukur, sudah ada tim dinkes, terima kasih pemda sintang, sudah care dan cepat tanggap,” ungkap Jarot.

Menurut Jarot, langkah deteksi dini terhadap orang yang dicurigai terpapar virus corona sudah baik dilakukan oleh Dinkes Sintang, melalui deteksi terbatas terhadap orang yang baru bepergian dan pulang ke Sintang.

Kembali ke Kampung Halaman, Dinkes Sintang Pastikan Fitri Aman dari Virus Corona

“Jadi, Dinkes sudah punya alat deteksi awal, kalau kita deteksi di bandara secara keseluruhan kan mencolok, nanti menimbulkan kegaduhan."

"Jadi saya instruksikan deteksi terbatas buat penupang dari luar negeri yang kita anggap tidak sip, ya salah satunya Fitri. Sudah di dilakukan deteksi dini secara selektiv,” beber Jarot.

Jarot memastikan hingga saat ini belum ada virus corona di Kabupaten Sintang, termasuk di Indonesia.

“Sampai sekarang belum ada kasus positif virus korona di indonesia."

"Tapi tidak menutup kemungkinan luasnya indoneisa, dekatnya dengan malaysia, singapura. Mudah mudahan di Indonesia belum ada,” jelasnya.

Deteksi dini dan selektif merupakan langkah ditempuh oleh Pemkab Sintang untuk mengantisipasi masuknya virus corona selain menyiagakan ruang isolasi di RSUD Ade M Djoen Sintang.

“Upaya lain belum, yang penting deteksi dini dulu, kalau terapi segala macam prosedur sudah ada SOP, rumah sakit siap kalau ada yang positif."

"Sementara belum ada kasus, pencegahan yang penting, jangan sampai corona masuk ke sintang. Jadi kalau ada orang baru datang dari luar negeri, atau TKA wajar kalau kita deteksi,” sebut Jarot. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved