65 Jam Terombang-ambing di Laut, Warga Jawai Akhirnya Ditemukan

Laporan itu dibuat pihak keluarga setelah Etam yang turun melaut pada Senin 27 Januari 2020 pukul 15.00 Wib, tak kunjung kembali hingga.............

TRIBUN PONTIANAK/ POLSEK JAWAI
Personel Polsek Jawai saat bersama salah satu nelayan yang di laporkan hilang 65 Jam, dan berhasil ditemukan 

Warga Desa Parit Setia, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Etam (52) akhirnya bisa berkumpul kembali bersama keluarganya setelah sekitar 65 jam terombang-ambing di lautan.

Etam ditemukan warga bernama Wahidi (52) saat sedang turun kelaut untuk mencari ikan.

Kapolsek Jawai, Iptu Ronald Denny Napitupulu mengatakan, Etam sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

Laporan itu dibuat pihak keluarga setelah Etam yang turun melaut pada Senin 27 Januari 2020 pukul 15.00 Wib, tak kunjung kembali hingga Selasa 28 Januari 2020 pukul 22.00 WIB.

Sehari berikutnya, Rabu (29/1/2020) sekitar jam 08.00 WIB, Wahidi menemukan Etam pada saat di kedalaman air 4 depak atau 6 meter.

Update Korban Wabah Virus Corona, Penyebaran Virus Sudah 27 Negara, Korban Mati di China 304 Orang

Saat itu, Wahidi melihat Etam melambaikan tangan meminta pertolongan.

"Wahidi kemudian mendatangi Etam lalu menyusul temannya bernama Mulyadi yang sama sama melaut, untuk memberikan pertolongan dengan cara menarik perahu korban," jelas Kapolsek, Minggu (2/2/2020).

Pada saat ditemukan, Etam terlihat lemas karena sudah 65 jam berada di lautan. Namun secara umum, kondisinya masih dalam keadaan sehat.

Ronald mengatakan, Etam terombang-ambing selama 65 jam karena kerusakan sap perahu atau besi kipas.

Belajar dari kejadian ini, Kapolsek menghimbau masyarakat khususnya nelayan agar berhati-hati dan memperhatikan cuaca saat turun ke laut.

Halaman
12
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved