PT PARNA AGROMAS Menerima Penghargaan Paritrana Award Tahun 2019

Kedepan, Herkulanus Rudi menyebut perusahaan akan lebih meningkatkan prestasinya dalam program jaminan sosial.

Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK.CO.ID/ MARPINA SINDIKA WULANDARI
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji saat menyerahkan piagam penghargaan Paritrana kepada Senior Manager Herkulanus Rudi yang bertepatan dengan acara peringatan HUT Pemprov Kalimantan Barat ke-63 di halaman kantor Gubernur KalBar, Selasa (28/1/2020) 

SEKADAU- PT.PARNA AGROMAS menerima penghargaan Paritrana award tahun 2019.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji kepada Senior Manager Herkulanus Rudi yang didampingi perwakilan pimpinan Mr. Lee Jae Wan dan Head asisten HRD Maskuri

Yang bertepatan dengan acara peringatan HUT Pemprov Kalimantan Barat ke-63 di halaman kantor Gubernur KalBar, Selasa (28/1/ 2020).

Usai menerima piagam penghargaan Herkulanus Rudi, menuturkan. PT. PARNA AGROMAS berkomitmen mendaftarkan seluruh karyawannya pada program jaminan sosial sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dibangun 4 Tahap, Rumah Betang Tampun Juah Telan Biaya Rp 11,5 Miliar

"Saat ini perusahaan selalu berkomitmen terhadap hal tersebut sebagai satu-satunya perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat yang menerima penghargaan Paritrana Award Provinsi Kalbar Tahun 2019," tutur Rudi

Kedepan, Herkulanus Rudi menyebut perusahaan akan lebih meningkatkan prestasinya dalam program jaminan sosial.

Dengan jenis jaminan sosial seperti Jaminan Hari Tua (JHT), Program Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Program Jaminan Kematian (JKm)

Karena jaminan sosial merupakan hak dari semua pekerja untuk mendapatkan perlindungan sehingga dalam bekerja merasa tenang dan terlindungi.

Disamping itu pihak perusahaan sendiri akan aman dalam berinvestasi karena seluruh karyawannya telah terlindungi melalui program Jaminan sosial. Sehingga apabila terjadi kecelakaan kerja maka resiko akan ditanggung oleh pihak BPJS.

Sementara itu Rudi menyampaikan saat ini yang sedang menjadikan prioritas program jaminan sosial adalah pekerja harian lepas. 

"Kami membagi karyawan menjadi dua jenis, yaitu karyawan tetap dan pekerjaan harian lepas. Untuk karyawan tetap 100% sudah terdaftar pada program jaminan sosial. Sehingga saat ini kita fokus pada program jaminan sosial bagi pekerja harian lepas dimana untuk karyawan harian lepas saat ini baru tercover untuk 2 program yaitu JKK dan JKM," jelas Herkulanus Rudi.

Dalam pelaksanaan program jaminan sosial ini, pihak perusahaan juga mengalami beberapa hambatan seperti di bidang administrasi.

Dimana ada beberapa pekerja harian lepas yang belum memiliki E-KTP dan KK yang menjadi syarat mutlak untuk Bisa didaftarkan sebagai peserta BPJS TK maupun kesehatan.

Rudi juga menyampaikan bahwa saat ini jika ada pekerja harian lepas yang belum terdaftar dalam program jaminan sosial Mengalami kecelakaan saat bekerja, pihak perusahaan tetap akan bertanggung jawab.

Yaitu dengan memberikan pelayanan pengobatan diklinik perusahaan secara gratis atupun jika diperlukan rujukan  ke rumah sakit menjadi tanggungan perusahaan sepenuhnya.

Intinya adalah Perusahaan memiliki komitmen yang tinggi untuk memberikan perlindungan dan jaminan sosial bagi karyawan tetap  maupun pekerja harian lepas.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved