Fahri Hamzah Komentari 100 Hari Pemerintahan Jokowi & Maruf Amin : Pak Jokowi Kurang Teman Berpikir

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden Maruf Amin memasuki 100 hari pada Kamis (30/01/2020).

Streaming Youtube TVOne News
Fahri Hamzah 

"Ada orang yang kita anggap sangat dekat dengan dia pada periode yang lalu, dia tendang begitu aja dengan sangat ringan ya."

"Nah itu yang saya bilang dia ini kesepian." tegasnya.

Fahri lantas menyebut, bahwa orang-orang seperti Fadjroel Rachman yang menjabat sebagai Juru Bicara Kepresidenan dan Yunarto Wijaya sebagai Direktur Charta Politika layak untuk menjadi teman berdebat Jokowi.

Tak hanya itu, Fahri juga menyinggung soal penunjukkan Staf Khusus Presiden dari kalangan milenial.

"Nah yang milenial-milenial itu dugaan saya itu agak gugup dia didepan presiden," terangnya.

"Simbolik dan akhirnya dia tidak bisa menasehati presiden," imbuhnya.

Fahri juga menyinggung soal Omnibus Law yang belakangan sempat ramai mnjadi perbincangan.

"Itu kan (mohon maaf) ya Presiden agak lama mengexercise bagaimana mengatur atau merekayasa, mensiasati tumpukan-tumpukan aturan tadi."

"Menurut saya itu jawabannya ada di presidensialisme," kata Fahri.

Menurut Fahri, presiden punya hak untuk membuat perpu dan bisa dilakukan hanya dalam semalam.

Halaman
1234
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved