Human Interest Story

Mahasiswi Untan Meninggal Jelang Wisuda, Permintaan Terakhir Kepada Ibunda Bikin Menetes Air Mata

Marcieny mengatakan asal penyakit putrinya berawal dari haid kurang lancar sejak SMP, kadang-kadang dua bulan sekali itu pun harus dipicu dengan obat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Foto almarhumah Marsellina Julita, disandingkan dengan, ijazah dan perlengkapan wisuda. Mahasiswi Untan Meninggal Jelang Wisuda, Permintaan Terakhir Kepada Ibunda Bikin Menetes Air Mata. 

Mahasiswi Untan Meninggal Jelang Wisuda, Permintaan Terakhir Kepada Ibunda Bikin Menetes Air Mata

PONTIANAK - Peristiwa mengharukan mewarnai Wisuda Universitas Tanjungpura (Untan) Program Doktor, Magister, Profesi, Sarjana, dan Diploma Periode II Tahun Akademik 2019/2020, di Auditorium Untan Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (30/01/2020).

Saat nama Marsellina Julita dipanggil, seorang ibu mengenakan baju putih tanpa toga maju menuju podium utama.

Sosok ibu itu adalah Chr Marcieny, ibunda Marsellina Julita.

Dari kursi keluarga wisudawan, nenek Marsellina, Marciana Beata dan kakek almarhumah, Dominicus Lorentius B bersama keluarga lainnya menyaksikan momen bersejarah itu.

Di podium utama Chr Marcieny disambut para guru besar, Dekan, dosen senior dan tentu saja Rektor Untan, Prof Dr Garuda Wiko.

Chr Marcieny, mewakili putrinya Marsellina Julita yang meninggal dunia sebulan sebelum acara wisuda.

Saat menerima ijazah mendiang putrinya, Chr Marcieny mendapat sambutan mengharukan dari Rektor Untan, Prof Dr Garuda Wiko.

Virus Corona Tak Terkendalikan, 18 Negara Terjangkit, Korban Meninggal Berjatuhan

Sang rektor tampak menundukkan kepala di hadapan Chr Marcieny, seraya menyerahkan ijazah bertuliskan nama Marsellina Julita.

Sikap ini sebagai isyarat Prof Garuda Wiko turut berduka cita atas meninggalnya Marsellina Julita.

Halaman
1234
Penulis: Anggita Putri
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved