Breaking News:

Berikut Tanggal Pelaksanaan Tes CPNS Kabupaten Sambas

Dari 250 kurang lebih 250 formasi yang disiapkan oleh Kabupaten Sambas ada 1 formasi yang kosong yaitu formasi dokter anestesi di RSUD

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAWAN GUNAWAN
Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan SDM Aparatur Daerah (BKPSDMAD) Kabupaten Sambas, Fatma Aghitsni 

SAMBAS - Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan SDM Aparatur Daerah (BKPSDMAD) Kabupaten SambasFatma Aghitsni mengatakan, jika pelaksanaan test CPNS di Kabupaten Sambas, akan dilaksanakan pada 6-12 Februari mendatang.

Di sampaikan Fatma, nantinya pelaksanaan test CPNS akan dilakukan di Kampus Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) Kabupaten Sambas.

"Pelaksanaan tes nanti dilaksanakan dari tanggal 6 sampai tanggal 12 February nanti, dilaksanakan di Politeknik Negeri Sambas karena kita sudah bekerjasama dengan mereka sejak tahun kemarin," ujar Fatma Aghitsni , Kamis (30/1/2020).

Wabup Hairiah Jamin Test CPNS Sambas Tanpa Intervensi

Di sampaikan oleh kepala Fatma, jika nanti pelaksanan test CPNS dibagi menjadi lima sesi. Dengan menggunakan enam kelas.

Dimana setiap sesinya terdapat 180 orang peserta CPNS yang melaksanakan test.

"Nanti ada lima sesi dalam satu hari, dimana nantinya kita akan menggunakan enam kelas," tutur Fatma Aghitsni .

Ia juga menjelaskan, jika nanti peserta test hanya tinggal datang dan tidak perlu membawa perlengkapan.

"Komputer ada 180 unit komputer itu disiapkan oleh kampus politeknik yang sudah kita lakukan kerjasama sejak tahun 2019 kemarin. Sehingga ini bisa lebih memudahkan untuk peserta," katanya.

Ia pun meminta agar peserta bisa menyiapkan kesiapan fisiknya secara baik. Agar bisa mengikuti tes dalam keadaan fit.

VIDEO: Berikut Harapan Ferdinan Untuk RKPD Sambas 2021

"Yang harus dipersiapkan peserta adalah kondisi fisik, dan kemudian perlengkapan tidak perlu dibawa. Karena tidak boleh membawa apapun termasuk ATK karena semuanya sudah disiapkan oleh panitia dan sekarang 5 menit sebelum mulai itu tidak boleh ada lagi pendaftaran atau registrasi peserta untuk masuk ke ruang tes," jelas Fatma Aghitsni

"Sehingga dalam kondisi apapun itu tidak ada toleransi sakit atau apapun. Kalau jauh, peserta diharapkan bisa meluangkan waktu dulu, jadi bisa datang lebih awal," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia ungkapkan dari seluruh formasi yang di siapkan. Di akuinya memang ada 1 formasi yang tidak diminati oleh pelamar.

"Dari 250 kurang lebih 250 formasi yang disiapkan oleh Kabupaten Sambas ada 1 formasi yang kosong yaitu formasi dokter anestesi di RSUD," tutup Fatma Aghitsni .

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved